Tesis
Pengembangan e-modul alur “merrdeka” tentang jalur rempah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran sejarah pada kelas X SMAN 3 Sidoarjo / Ratih Kusmaharti
Abstrak
Kurikulum Merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbudristek untuk mengatasi krisis belajar yang telah lama kita hadapi dan menjadi semakin parah karena pandemi. Krisis ini ditandai oleh rendahnya hasil belajar peserta didik bahkan dalam hal yang mendasar seperti literasi membaca. Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan dalam pembelajaran sejarah untuk menganalisis peristiwa sejarah dan menyajikan hasil analisisnya berdasarkan fakta-fakta sejarah yang ditemukan. Observasi yang dilakukan peneliti mengenai mata pelajaran sejarah Indonesia di SMAN 3 Sidoarjo menemukan beberapa fakta yaitu 1) terdapat stigma bahwa mata pelajaran sejarah hanya berisi hafalan tentang tanggal tempat dan peristiwa 2) kurangnya bahan ajar materi jalur rempah 3) kemampuan berpikir kritis yang masih kurang serta 4) kurang kesadaran sejarah siswa. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya sebuah kreativitas dan inovasi dari guru sejarah untuk membuat bahan ajar dengan materi jalur rempah. Bahan ajar yang sangat mudah dipergunakan dalam proses pembelajaran sejarah adalah E-Modul Alur MERRDEKA Materi Jalur Rempah. Penelitian ini memiliki tujuan umum untuk menghasilkan e-modul dengan tema jalur rempah untuk kelas X matapelajaran sejarah Indonesia. Tujuan selanjutnya adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran sejarah dalam pembelajaran sejarah kelas X SMAN 3 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE yang terdiri atas (1) analisis (analyze) (2) desain (design) (3) pengembangan (development) (4) implementasi (implement) dan (5) evaluasi (evaluation). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini berupa (1) angket (2) observasi (3) wawancara dan (4) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan beberapa kesimpulan. Pada tahap validasi ahli yaitu validasi ahli materi mendapatkan skor persentase sebesar 92 5% dan validasi ahli media mendapatkan skor presentase 80 77%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa E-Modul Alur MERRDEKA sangat valid untuk lanjut ke tahap selanjutnya di sekolah. Pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor persentase 88 75%. Pada uji coba kelompok besar menggunakan angket mendapatkan skor persentase 87 14%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa E-Modul Alur MERRDEKA sangat layak untuk digunakan sebagai media pembejaran dalam pembelajaran sejarah Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian di sekolah terdapat kenaikan hasil belajar dari rata-rata yang sebelumnya 51 71 menjadi 89 76. Hal ini menunjukkan bahwa semua peserta didik mengalami ketuntasan. Berdasarkan hasil angket kemampuan berpikir kritis memperoleh persentase sebesar 90 27%. Sedangkan berdasarkan angket kesadaran sejarah memperoleh presentase sebesar 96 5%.