Skripsi
Kemampuan menerapkan keterampilan menjelaskan mahasiswa program studi PPKN ketika praktik mengajar lapangan / Muh. Ikbar Alfaruk
Abstrak
Kajian ini memaparkan implementasi pembelajaran mahasiswa asistensi mengajar PPKn kemampuan menjelaskan mahasiswa asistensi mengajar PPKn dengan indikator keterampilan menjelaskan dan hambatan mahasiswa asistensi mengajar PPKn dalam menerapkan keterampilan menjelaskan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus dan berlokasi di SMKN 3 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi di kelas 10 TKJ 1 dan 11 TKJ 1 di SMKN 3 Malang wawancara terhadap mahasiswa asistensi mengajar PPKn dan dokumentasi berupa foto dan video saat pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles and Hubermen yang terdiri dari penyajian data reduksi data verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan uji kredibilitas meliputi pendalaman observasi dan triangulasi data. Hasilnya mahasiswa asistensi mengajar PPKn telah mengimplementasikan pembelajaran PPKn dengan baik karena materi pembelajaran telah sesuai dengan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran metode pembelajaran berupa ceramah interaktif dan diskusi kelompok telah digunakan dengan baik karena membuat siswa aktif dan dapat berpikir kritis media pembelajaran disajikan dengan singkat menarik dan mudah dipahami oleh siswa serta penggunaan fasilitas kelas yang menunjang kegiatan belajar. Mahasiswa asistensi mengajar PPKn telah menerapkan indikator keterampilan menjelaskan dengan baik yaitu menerapkan orientasi/pemberian pertanyaan acuan menggunakan bahasa yang sederhana menggunakan contoh/ilustrasi menerapkan struktur/sistematika menggunakan variasi dan menerapkan umpan balik. Hambatan yang dihadapi mahasiswa asistensi mengajar PPKn pada saat menjelaskan materi pelajaran yaitu penguasaan materi yang kurang optimal perbedaan gaya belajar siswa pengelolaan waktu kurang maksimal penguasaan kelas dan jam efektif pembelajaran yang tidak efektif dan fasilitas kelas yang kurang memadai.