Skripsi
Uji kualitas mikrobiologi produk olahan UMKM pindang ikan layang di Jatirangga, Bekasi, Jawa Barat / Safanah Fadillah Wibawa Putri
Abstrak
Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Ikan mengandung nutrisi tinggi baik dikonsumsi tetapi kualitasnya mudah terdegradasi. Pemindangan merupakan salah satu teknik pengawetan ikan. Usaha pemindangan di Indonesia adalah 19 13% dari seluruh UMKM yang ada. Proses pemindangan dilakukan dengan tepat agar produk tidak mengandung cemaran biologi. Terdapat salah satu UMKM yang memproduksi ikan pindang berada di Jatirangga Bekasi Jawa Barat. Kendala UMKM ini adalah kurangnya penerapan terhadap GMP dan SSOP sehingga produk yang dihasilkan berpotensi terkontaminasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas ikan pindang layang yang diproduksi oleh salah satu UMKM yang berada di Jatirangga Bekasi Jawa Barat dari segi mikrobiologis. Metode penelitian ini sifatnya deskriptif berdasarkan wawancara terkait produksi serta pengujian secara mikrobiologi yaitu uji Escherichia coli uji Staphylococcus aureus dan uji ALT. Pengujian dilakukan sesuai SNI 2717 2017. Hasil pengamatan menunjukkan GMP dan SSOP belum memenuhi standar tetapi pada semua sampel uji E. coli memiliki nilai Staphylococcus aureus pada semua sampel memiliki nilai E. coli dan Staphylococcus aureus. Hasil uji ALT menunjukan jumlah koloni sebesar 4 9 times 102 kol/g. Sampel pindang ikan layang di Jatirangga memenuhi syarat mutu secara mikrobiologi sesuai SNI 2717 2017 tentang ikan pindang.