Skripsi
Pengaruh penambahan bakteri pemfiksasi nitrogen dalam media kultur terhadap kadar protein chlorella vulgaris / Berlian Nazuha Ivada
Abstrak
Protein adalah makronutrisi yang esensial bagi makhluk hidup terutama manusia dan hewan. Protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh sumber energi serta mengatur proses metabolisme pertumbuhan dan pemeliharaan sel serta jaringan tubuh (Adam et al. 2020). Permintaan protein dunia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi manusia. PBB memperkirakan bahwa populasi global akan bertambah hampir 2 miliar orang dalam 30 tahun ke depan dari 8 miliar saat ini menjadi 9 7 miliar pada tahun 2050 (United Nations 2022). Permintaan pangan diperkirakan akan meningkat dua kali lebih banyak pada tahun 2050 untuk memenuhi kebutuhan populasi global yang terus naik dalam konteks keterbatasan sumber daya alam pencemaran lingkungan degradasi ekologi dan perubahan iklim (FAO 2024). Oleh karena itu diperlukan sumber pangan alternatif khususnya sumber protein untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dunia. Salah satu mikroalga yang kaya protein adalah Chlorella vulgaris. Komposisi protein dari Chlorella vulgaris dapat mencapai 65 5% dari berat keringnya (Spinola et al. 2023). Produksi protein dari Chlorella vulgaris dapat dipengaruhi oleh kandungan nitrogen. Nitrogen penting bagi mikroalga untuk sintesis protein pertumbuhan dan pembentukan sel (Elystia et al. 2021). Chlorella sp. mengasimilasi nitrogen dalam bentuk amonium untuk sintesis asam amino komponen utama protein. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang dilakukan dengan variasi konsentrasi bakteri pemfiksasi nitrogen dalam media kultur Chlorella vulgaris untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kandungan protein mikroalga dan mendapatkan konsentrasi untuk meningkatkan kadar protein mikroalga. Konsentrasi bakteri yang digunakan adalah 0% (P0) 25% (P1) 50% (P2) 75% (P3) dan 100% (P4) dari volume alga (75 ml). Sampel mikroalga diambil setiap hari hingga hari ke-16 untuk pembuatan kurva pertumbuhan. Pengukuran kadar protein Chlorella vulgaris dilakukan pada hari ke-16 saat alga mencapai puncak pertumbuhan dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 550 nm menggunakan metode biuret. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa penambahan bakteri pemfiksasi nitrogen dalam medium kultur berpengaruh terhadap kadar protein Chlorella vulgaris dengan nilai signifikansi 0.041 lt 0.05. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa P1 berbeda nyata dengan P0 dan P2 tetapi tidak berbeda nyata dengan P4 dan P3. Perlakuan optimal untuk meningkatkan kadar protein Chlorella vulgaris adalah P1 yang menghasilkan rata-rata kadar protein sebesar 4071 04 ppm.