Skripsi
Studi komparatif pengaruh variasi profil baja dan konfigurasi struktur terhadap displacement, kinerja seismik: analisis pada model bangunan berskala tahan gempa / Nonny Larasaty
Abstrak
Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Namun kebutuhan akan hunian yang tinggi apabila tidak diimbangi dengan pertambahan luasan lahan akan menyebabkan rusaknya tatanan peruntukan lahan sehingga bangunan gedung hunian bertingkat merupakan salah satu solusi akan permasalahan tersebut. Kondisi lahan yang semakin berkurang memungkinkan gedung hunian bertingkat dirancang dengan bentuk yang tidak simetris sehingga dikarenakan bentuknya yang tidak simetris tersebut cukup beresiko apabila terkena beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi profil baja dan konfigurasi struktur terhadap nilai displacement dan kinerja seismik dari model bangunan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen yang disimulasikan menggunakan program SAP2000 V.22 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 4 model bangunan yaitu model LH dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo L rdquo dan profil baja HSS model LWF dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo L rdquo dan profil baja WF model UH dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo U rdquo dan profil baja HSS dan model UWF dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo U rdquo dan profil baja WF. Metode yang diuji sebagai beban yang bekerja pada struktur merupakan beban gempa dengan frekuensi gempa 1 5 Hz sampai dengan 5 5 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila ditinjau berdasarkan parameter nilai displacement secara keseluruhan model bangunan dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo L rdquo memiliki nilai displacement yang lebih besar dibandingkan dengan model bangunan dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo U rdquo . Selain itu secara keseluruhan model bangunan dengan profil baja HSS memiliki nilai displacement yang lebih besar dibandingkan dengan model bangunan dengan profil baja WF. Apabila ditinjau berdasarkan parameter kinerja seismik secara keseluruhan model bangunan dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo U rdquo memiliki nilai base force yang lebih besar dibandingkan dengan model bangunan dengan konfigurasi struktur berbentuk ldquo L rdquo . Selain itu secara keseluruhan model bangunan dengan profil baja WF memiliki nilai base force yang lebih besar dibandingkan dengan model bangunan dengan profil baja HSS. Namun secara keseluruhan menunjukkan bahwa tiap model bangunan memiliki level kinerja berupa damage control (DC).