Skripsi
Ambiguitas makna pada pernyataan pendek media sosial / Yunita Sari
Abstrak
Penggunaan media sosial yang meningkat dan menjadi kebiasaan hidup merupakan perkembangan yang pesat dalam bidang komunikasi dan informasi. Berkembangnya bidang komunikasi turut memengaruhi perkembangan bahasa dalam media sosial. Bahasa-bahasa yang berkembang memunculkan bahasa yang ambigu (bermakna ganda). Ambiguitas sering dianggap sebagai permasalahan bahasa tetapi ambiguitas juga memiliki sisi postif dan manfaat. Berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini difokuskan kepada bentuk pengolahan dan fungsi ambiguitas dalam pernyataan pendek media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ambiguitas makna pada pernyataan pendek media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa kata frasa dan kalimat ambigu dalam unggahan pernyataan pendek media sosial. Sumber data penelitian ini adalah unggahan pernyataan pendek media sosial. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Langkah-langkah analisis data meliputi reduksi analisis dan penyimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara berdiskusi dengan dosen pengampu mata kuliah dosen pembimbing dan teman sejawat. Berdasarkan hasil penelitian sesuai fokus diperoleh tiga simpulan dalam ambiguitas makna pada pernyataan pendek media sosial. Simpulan ketiga fokus tersebut dijabarkan sebagai berikut. Pertama bentuk ambiguitas pernyataan pendek terjadi pada tingkat kata frasa dan kalimat. Bentuk ambiguitas pada tingkat kata meliputi homonimi polisemi homograf dan homofon. Bentuk ambiguitas pada tingkat frasa berupa frasa yang salah satu penyusunnya bermakna ganda (sebagian) dan frasa yang kesatuan maknanya bermakna ganda. Bentuk ambiguitas pada tingkat kalimat dapat berupa kalimat yang jenis dan strukturnya ambigu serta kalimat yang acuan dan maksudnya ambigu. Kedua bahasa ambigu pada pernyataan pendek dapat diolah dengan menggunakan spasi dan tanda baca imbuhan kata ulang (reduplikasi) gabungan dan abreviasi. Pengolahan ambiguitas dengan menggunakan spasi dan tanda baca dapat berupa penghilangan atau penambahan spasi serta penghilangan atau penambahan tanda baca. Pengolahan ambiguitas dengan menggunakan imbuhan dapat berupa penggunaan prefiks (awalan) sufiks (akhiran) dan konfiks (awalan dan akhiran). Pengolahan ambiguitas dengan menggunakan kata ulang (reduplikasi) berupa pengulangan penuh sebagian dan dengan imbuhan. Pengolahan ambiguitas dengan menggunakan gabungan berupa gabungan verbal dan gabungan nominal. Pengolahan ambiguitas dengan menggunkan abreviasi dapat berupa singkatan penggalan akronim dan kontraksi. Ketiga fungsi dari ambiguitas pernyataan pendek adalah untuk menyindir dan melucu (humor). Fungsi ambiguitas pernyataan pendek untuk menyindir suatu perseorangan atau kelompok dan fenomena sosial. Fungsi ambiguitas pernyataan pendek untuk melucu (humor) berupa humor murni dan humor edukasi.