Tesis
Pengembangan e-module protista berbantuan augmented reality untuk meningkatkan literasi biologi dan literasi teknologi mahasiswa / Noviansyah Kusmahardhika
Abstrak
Konsep literasi telah berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa diantaranya ialah literasi biologi dan literasi teknologi. Rendahnya literasi biologi dan literasi teknologi dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Penyebab rendahnya literasi biologi dan literasi teknologi ialah masih belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran biologi hal ini dapat mengurangi pemahaman mahasiswa terhadap materi yang dipelajari. Disisi lain kurangnya mahasiswa dalam membaca pada saat sebelum pembelajaran dimulai juga dapat mempengaruhi proses pembelajaran sehingga mahasiswa cenderung memerlukan waktu lebih lama untuk memahami materi di dalam kelas. Sehingga diperlukan pembelajaran yang dapat memberdayakan aktivitas mahasiswa dalam membaca sebelum pembelajaran dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-module berbantuan Augmented Reality (AR) yang valid praktis dan efektif untuk meningkatkan literasi biologi dan literasi teknologi mahasiswa. Model pengembangan yang digunakan adalah desain instruksional Lee amp Owens (2004) yang terdiri atas lima tahapan yaitu assessment/ analysis design development implementation evaluation. Literasi biologi diukur dengan tiga instrumen yang terdiri atas tes literasi biologi berbasis SOLO Taxonomy tes literasi biologi berbasis Bloom Taxonomy dan Angket Literasi Biologi. Sedangkan literasi teknologi diukur dengan menggunakan tiga instrumen yang terdiri atas lembar observasi tes essay literasi teknologi dan angket literasi teknologi. Kevalidan e-module ditinjau berdasarkan uji kevalidan oleh ahli media ahli materi ahli pembelajaran dan ahli praktisi pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa module protista berbantuan AR bersifat valid dengan rincian validitas sebagai berikut a) ahli media sebesar 76 80% dengan kategori valid b) ahli materi sebesar 100 00% dengan kategori sangat valid c) ahli pembelajaran sebesar 98 80% dengan kategori sangat valid d) ahli praktisi pendidikan sebesar 80 00% dengan kategori valid. Kepraktisan e-module ditinjau berdasarkan uji kepraktisan oleh mahasiswa dan dosen. Hasilnya menunjukkan bahwa e-module protista berbantuan AR bersifat praktis dengan rerata persentase sebesar 84 65% oleh mahasiswa dan 90 00% oleh dosen. Selain itu keterlaksanaan sintaks pembelajaran model RQA juga menjadi fokus perhatian dalam penelitian ini untuk melihat kepraktisan model RQA selama pembelajaran. Hasilnya dapat diperoleh nilai signifikansi kesejajaran sebesar 0 64 gt 0 05 yang berarti bahwa tidak menolak kesejajaran. Sedangkan nilai signifikansi keberhimpitan sebesar 0 00 lt 0 05 yang berarti bahwa menolak keberhimpitan. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa model RQA telah terlaksana dengan baik. Keefektifan e-module ditinjau berdasarkan penilaian literasi biologi dan literasi teknologi mahasiswa. Hasilnya menunjukkan bahwa e-module berbantuan AR efektif dalam meningkatkan literasi biologi mahasiswa dengan rincian sebagai berikut a) selisih nilai tes literasi biologi berbasis SOLO Taxonomy pada kelas eksperimen sebesar 38 28 berbanding 33 85 pada kelas kontrol b) selisih nilai tes literasi biologi berbasis Bloom Taxonomy pada kelas eksperimen sebesar 24 22 berbanding 16 25 pada kelas kontrol c) rerata hasil angket literasi biologi pada kelas eksperimen sebesar 77 50 berbanding 71 17 pada kelas kontrol. E-module protista berbantuan AR efektif dalam meningkatkan literasi teknologi mahasiswa dengan rincian sebagai berikut a) rerata tertinggi observasi terjadi pada kelas eksperimen sebesar 65 57 berbanding 55 99 pada kelas kontrol b) rerata nilai tes literasi teknologi pada kelas eksperimen sebesar 72 50 berbanding 66 88 pada kelas kontrol c) rerata hasil angket literasi biologi pada kelas eksperimen sebesar 76 53 berbanding 74 08 pada kelas kontrol.