Skripsi
Aplikasi european foundation for quality management (efqm) model untuk mengukur kinerja pt. xyz / MUHAMMAD IZZUL AUFA
Abstrak
Perkembangan industri saat ini telah mengakibatkan tingginya tingkat persaingan dalam dunia industri terlebih lagi pesatnya kecepatan dan volume informasi serta tantangan yang dihadapi perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan kegiatan bisnis yang semakin kompetitif sehingga perlunya alat pengukuran kinerja yang mampu memberikan panduan dalam peningkatan kinerja secara berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri plywood atau kayu lapis. Perusahaan ini terhitung perusahaan yang sedang berkembang sehingga perusahaan perlu menjaga dan meningkatkan kinerjanya dalam persaingan yang sangat kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur serta meningkatkan kinerja PT. XYZ mengetahui kelemahan dan keunggulan perusahaan dan mengetahui korelasi antara dimensi arah eksekusi dan hasil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Model European Foundation for Quality Management (EFQM) 2020. Dengan populasi adalah karyawan PT. XYZ dengan jumlah sampel sebanyak 110 karyawan yang terdiri dari 4 staf manajemen dan 106 pekerja produksi yang diberikan kuesioner berdasarkan kriteria EFQM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. XYZ mencapai skor keseluruhan 698 dari maksimum 1000 poin yang menunjukkan organisasi berkinerja tinggi. Pengumpulan datanya menggunakan angket berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan realibilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi diperoleh pada kriteria Tujuan Visi dan Strategi yang menunjukkan bahwa perusahaan telah menetapkan tujuan visi dan strategi dengan jelas. Skor terendah adalah pada Budaya dan Kepemimpinan Organisasi Mendorong Kinerja dan Transformasi serta Menciptakan Nilai Berkelanjutan. Hal ini menunjukkan adanya kelemahan pada aspek budaya organisasi kepemimpinan peningkatan kinerja dan penciptaan nilai yang berkelanjutan. Analisis korelasi menemukan adanya hubungan yang signifikan antara subkriteria pada dimensi Arah dan Eksekusi dengan kriteria Persepsi Pemangku Kepentingan. Berdasarkan hasil tersebut diberikan rekomendasi untuk meningkatkan budaya organisasi mendukung inovasi dan kreativitas menerapkan alat penilaian kinerja mengukur persepsi karyawan dan pemangku kepentingan secara berkala. Selain itu strategi untuk meningkatkan kinerja harus didasarkan pada perubahan holistik di seluruh proses termasuk pengembangan karyawan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan secara keseluruhan model EFQM mampu membantu mengidentifikasi kekuatan kelemahan dan peluang perbaikan serta memberikan panduan peningkatan kinerja bagi keberlanjutan PT. XYZ.