Skripsi
Studi tentang songket silungkang pada suku minangkabau di desa silungkang tigo kecamatan silungkang kota sawahlunto / Qotrul Nada Attoiroh
Abstrak
Kain songket merupakan bagian penting dari budaya Minangkabau di Sumatera Barat . Songket biasanya dihias dengan berbagai motif yang memiliki makna filosofi yang di dalamnya. Di Desa Silungkang Tigo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto songket merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat setempat dan terus diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini. S etiap motif ragam hias yang terdapat pada kain tenun songket tradisional dapat memiliki makna tertentu yang telah disepakati bersama (konvensi) sebelumnya. Masyarakat saat ini hanya mampu menikmati tenunan songket Minangkabau secara fungsional saja mengetahui tanpa nama dan makna motifnya karena kurangnya sosialisasi dan juga informasi yang tersedia hanya di sekitar para penenun dan masyarakat yang tertarik akan songket Silungkang . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian desktiptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada menghasilkan data deskriptif dan untuk memperoleh data yang bersifat apa adanya. Penelitian ini dilakukan di Desa Silungkang Tigo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto dengan metode pengumpulan data berupa metode wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif songket Silungkang memiliki makna filosofi yang sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat suku Minangkabau yang menjadi prinsip dan pedoman masyarakat Minangkabau dalam menjalankan tatanan kehidupan bermasyarakat. Motif-motif ini memiliki nama dan makna yang terinspirasi dari alam yang dihubungkan dengan adat istiadat suku Minangkabau. Motif-motif ini sampai sekarang masih dipertahankan oleh para pengrajin dalam memproduksi kain songket. Penelitian ini diharapkan dapat memberi wawasan yang luas terhadap lembaga pendidikan dan menjadi pengetahuan juga bagi bidang fashion tentunya dalam memperkenalkan pakaian tradisional daerah. Penelitian ini juga hendaknya dapat menjadi sumber inspirasi bagi peneliti selanjutnya dalam menggali tentang budaya daerah khususnya songket Silungkang dan untuk narasumber pengrajin niatnya tidak hanya 1 untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Bagi masyarakat penelitian ini diharapkan dapat menjadi pengingat kembali untuk terus melestarikan budaya daerah khususnya bagi masyarakat Minangkabau untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas dalam perluasan fungsi songket sehingga songket bisa digunakan dalam banyak hal tidak hanya sebagai pakaian namun juga bisa sebagai tas aksesoris dan yang lainnya .