Skripsi
Strategi hubungan masyarakat melalui media sosial dalam membangun citra positif era society 5.0 di SMP laboratorium UM Kota Malang / Sultana Dimas Adiyat
Abstrak
Komunikasi yang penting di era Society 5.0 yang dilakukan sekolah ialah dengan hubungan masyarakat atau humas melalui media sosial sekolah. Hubungan masyarakat melalui media sosial pada dasarnya bertujuan menciptakan dan mengembangkan persepsi citra positif sekolah di masyarakat pada era Society 5.0. Citra positif sekolah dibutuhkan oleh lembaga agar masyarakat memberikan apresiasi sekaligus merupakan reputasi dan prestasi yang hendak dicapai bagi dunia hubungan masyarakat. Fokus penelitian ini adalah (1) Perspektif sekolah terhadap citra positif sekolah di era Society 5.0 melalui media sosial SMP Laboratorium UM Kota Malang (2) Gambaran citra sekolah di Era Society 5.0 SMP Laboratorium UM Kota Malang melalui media sosial (3) Mengevaluasi hasil dari strategi hubungan masyarakat di SMP Laboratorium UM Kota Malang (4) Kelebihan dan kekurangan strategi media sosial di SMP Laboratorium UM Kota Malang (5) Upaya mendukung dan solusi strategi media sosial di SMP Laboratorium UM Kota Malang Pendekatan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dipakai yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam pengecekan keabsahan data peneliti menerapkan ketekunan pengamatan triangulasi dan pengecekan informan (member check). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa (1) perspektif sekolah terhadap citra positif sekolah di era Society 5.0 melalui media sosial SMP Laboratorium UM Kota Malang yaitu (a) mengikuti perkembangan zaman (b) program inovasi dan teknologi (c) pemanfaatan media sosial untuk membangun citra positif (d) pengembangan strategi penggunaan media sosial yang efektif harus menjadi prioritas bagi setiap sekolah (2) gambaran citra humas di era Society 5.0 SMP Laboratorium UM Kota Malang melalui media sosial yaitu media sosial sekolah digambarkan melalui keadaan yang memang benar adanya dan citra positif tersebut terbentuk dari berbagai kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat banyaknya prestasi peserta didik serta fasilitas dan pelayanan baik yang diberikan tidak hanya kepada warga sekolah tetapi juga kepada masyarakat luar (3) evaluasi hasil dari strategi hubungan masyarakat di SMP Laboratorium UM Kota Malang yaitu memiliki cara sendiri dalam mengevaluasi hasil dari strategi hal ini biasanya dilakukan dalam jangka pendek dan jangka panjang yang pertama pada jangka pendek sekolah dapat melihat dari banyaknya interaksi masyarakat terhadap konten pendidikan yang dibuat sekolah. Sedangkan untuk jangka panjang sekolah biasanya melihat berhasil tidaknya strategi dari pertumbuhan jumlah pengikut pada setiap akun media sosial serta jumlah peserta didik tiap tahunnya yang semakin bertambah (4) kelebihan dan kekurangan strategi media sosial di SMP Laboratorium UM Kota Malang yaitu yang pertama kelebihan dari strategi membangun citra sekolah melalui media sosial adalah memberikan informasi langsung hemat biaya jangkauan yang lebih luas dan konten pendidikan inovatif. Untuk kekurangan dari strategi ada 2 yaitu dari internal dan eksternal dari internal adalah kurangnya sumber daya manusia dan waktu yang dimiliki pemahaman masyarakat terhadap kesalahan yang cepat dilihat dari eksternal yaitu perbedaan syarat dan aturan yang berlaku pada setiap platform media sosial yang digunakan sekolah (5) upaya mendukung dan solusi strategi media sosial di SMP Laboratorium UM Kota Malang yang pertama upaya mendukung kelebihan yaitu sekolah mengupayakan hal-hal yang berkaitan pencitraan dengan kerja ikhlas dan kesungguhan. Sedangkan solusi mengatasi penghambat yaitu humas menjadi penghubung antara sekolah dengan masyarakat melalui media sosial menciptakan komunikasi yang baik dan membina hubungan yang baik. Berdasarkan simpulan penelitian dapat disarankan kepada (1) Kepala Sekolah SMP Laboratorium UM Kota Malang membantu sekolah dalam melaksanakan kegiatan promosi di media sosial salah satunya dengan menambah sumber daya manusia khususnya bagian media sosial sekolah (2) Wakil Kepala Hubungan Masyarakat SMP Laboratorium UM Kota Malang membantu mencari informan dari pihak luar seperti alumni atau lembaga lain yang sesuai dengan tema konten yang akan dibuat (3) Guru memahami citra positif sekolah era Society 5.0 dan dapat menyebar informasi secara menyeluruh kepada warga sekolah seperti peserta didik orang tua dan masyarakat luas (4) Tenaga Kependidikan SMP Laboratorium UM Kota Malang membantu melengkapi dan selalu update informasi tentang sekolah di website sekolah sehingga data tentang informasi sekolah bisa lebih transparasi lagi saat dilihat masyarakat (5) Peneliti Lain hasil dari penelitian ini dapat ditindak lanjuti dan dikembangkan lebih lanjut dengan temuan-temuan baru dari berbagai tingkat lembaga pendidikan yang lain seperti SD SMA sampai tingkat Universitas Swasta tentang penggunaan media sosial dalam membangun citra sekolah dan promosi.