Skripsi
Dampak psikologis dari cuaca ekstrem (studi fenomenologi kecenderungan kecemasan istri dan anak nelayan / Lien Ramadhani Alfi Hidayah
Abstrak
Cuaca ekstrem terjadi karena adanya fenomena cuaca yang berbahaya seperti kondisi curah hujan kecepatan dan arah angin suhu udara kelembaban udara dan jarak pandang yang dapat menimbulkan bencana dan korban jiwa sehingga dapat berdampak terhadap kondisi psikologis yang salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan yang terjadi dikarenakan rasa tidak mampu dalam menangani masalah yang ada rasa takut yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan rasa trauma. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kecemasan anggota keluarga nelayan menghadapi cuaca ekstrem di Desa Tambakrejo Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 2 yang merupakan istri dan anak nelayan yang tinggal bersama nelayan terdampak cuaca ekstrem dan bertempat tinggal di wilayah pesisir Desa Tambakrejo Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan kecemasan yang dirasakan oleh istri dan anak nelayan saat menghadapi cuaca ekstrem berfokus pada aspek fisiologis seperti sulit tidur detak jantung meningkat pusing nyeri dada dan lemas aspek afektif seperti gelisah mudah tersinggung takut dan tidak sabar aspek kognitif seperti berpikiran hal tidak wajar bingung produktivitas menurun dan konsentrasi terganggu serta aspek perilaku berupa menghindari hal yang mengancam. Adapun tahapan kecemasan yang dirasakan oleh istri dan anak nelayan saat menghadapi cuaca ekstrem berada dalam fase ketakutan antisipatif.