Skripsi
Pengaruh perbedaan media bakteri terhadap pertumbuhan chlorella vulgaris yang di kultur bersama bakteri pemfiksasi nitrogen dan penghasil iaa / Yun Nariyanti
Abstrak
Nariyanti Yun. 2024. Pengaruh Perbedaan Media Bakteri Terhadap Pertumbuhan Chlorella vulgaris Yang Di Kultur Bersama Bakteri Pemfiksasi Nitrogen dan Penghasil IAA. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. Sitoresmi Prabaningtyas S.Si. M. Si Kata kunci Media Chlorella vulgaris Bakteri Bacillus paramycoides Delftia sp. Mikroalga merupakan mikroorganisme yang banyak terdapat di air. Hubungan antara bakteri dan mikroalga berbeda-beda tergantung spesies dan kondisi lingkungan. Mikroalga mempunyai banyak potensi yang dapat di kembangkan salah satunya sebagai bioenergi. Bioenergi dari mikroalga dianggap sebagai alternatif yang potensial sebagai penyedia bahan bakar di masa depan. Pengembangan bioenergi dari mikroalga memiliki berbagai keunggulan termasuk ketersediaan sumber daya yang melimpah kemudahan pengembangan pertumbuhan yang mudah di berbagai kondisi air dan limbah serta kemampuan untuk mengurangi emisi gas CO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh media bakteri Nutrient Broth dan Akuades steril terhadap pertumbuhan Chlorella vulgaris dengan penambahan bakteri. Pada metode penelitian ini menggunakan co-culture mikrolga dan bakteri dilakukan pada dua jenis media pelarut kultur yaitu Akuades steril dan Nutrient Broth. Hasil dari kurva pertumbuhan sel Chlorella vulgaris yang dihasilkan selama dikultur jumlah kepadatan sel pada puncak pertumbuhan mikroalga dalam setiap perlakuan digunakan sebagai acuan untuk menentukan media bakteri yang sesuai untuk budidaya. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non-faktorial dengan model eksperimental. Ada dua perlakuan media bakteri P1 Nutrient Broth dan P2 Akuades steril dengan masing-masing perlakuan dilakukan 10 kali ulangan. Rata-rata hari puncak kemampuan tertinggi dari kedua perlakuan akan diuji menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva pertumbuhan sel mikroalga pada P1 memiliki grafik yang lebih baik dibandingkan dengan P2. Puncak kepadatan sel tertinggi pada P1 mencapai 12 03x 106 sel/ml. Pertumbuhan sel mikroalga terbaik berikutnya pada P2 dengan kepadatan tertinggi 11x 106 sel/ml. Berdasarkan uji t test yang dilakukan perbedaan media pertumbuhan bakteri antara Nutrient Broth dan akuades steril tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan Chlorella vulgaris selama masa kultur.