Skripsi
Pengaruh rasio molar template:monomer:cross-linker terhadap sintesis molecularly imprinted polymers (mips) senyawa sunset yellow dan karakterisasinya / Yunita Dwi Larasati
Abstrak
Pewarna sintetis sunset yellow yang digunakan secara berlebih dapat menimbulkan kerusakan dalam tubuh. Analisa lebih lanjut terhadap kandungan sunset yellow dalam suatu produk pangan diperlukan. MIPs merupakan sorben selektif yang efektif karena memiliki kemampuan mengenal secara selektif terhadap molekul target dalam suata matriks kompleks. Kemampuan adsorpsi dipengaruhi oleh salah satunya jenis dan jumlah komponen penyusunnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh jumlah rasio molar template monomer cross-linker terhadap MIPs sunset yellow dan karakterisasinya. Material MIPs sunset yellow disintesis dengan asam metakrilat (MAA) Etilena Glikol Dimetakrilat (EGDMA) Benzoil Peroksida (BPO) air-asetonitril masing-masing sebagai monomer fungsional pengikat silang (cross-linker) inisiator porogen. Rasio molar template monomer cross-linker MIPs sunset yellow yang diteliti adalah (1 2 10) (1 4 20) dan (1 6 30). Hasil karakterisasi Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan gugus fungsi yang terdapat pada MIPs Karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM) terlihat perbedaan morfologi permukaan pada MIPs sebelum leaching setelah leaching dan NIPs. Kapasitas adsorpsi pada massa 25 mg waktu kontak 120 menit dan konsentrasi 60 ppm MIPs 1 4 20 lebih kecil daripada 1 6 30 yaitu 1 640 mg.g-1 dan 1 822 mg.g-1 dengan nilai IF 3 6 dan 4. Kapasitas adsorpsi MIPs rasio molar 1 4 20 dan 1 6 30 saat pH 2 lebih besar daripada pH netral sebesar 3 64 mg.g-1 dan 9 66 mg.g-1. Penerapan MIPs pada minuman ringan yang mengandung sunset yellow juga membuktikan bahwa MIPs mampu memisahkan sunset yellow secara selektif dari suatu matriks yang kompleks.