Skripsi
Pengaruh cekaman logam berat terhadap viabilitas biji dan tahap awal pertumbuhan calotropis gigantea (l.) W.T. aiton / Alifiyathut Thoyyibah
Abstrak
Pada umumnya logam Cr Cu dan Cd banyak ditemukan di tanah karena limbah dari aktivitas masyarakat penumpukan logam di dalam tanah memberikan efek toksik terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman. Calotropis gigantea berdasarkan memiliki kemampuan sebagai agen fitoremediasi. Biji C. gigantea mampu bertahan dalam berbagai cekaman lingkungan tetapi ketahanan terakit dengan cekaman logam masih perlu diteliti. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh cekaman logam kromium (Cr) tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) terhadap viabilitas biji dan tahap awal pertumbuhan C. gigantea. Logam yang digunakan diantaranya CrCl3 20 and 350 ppm CuSO4 30 and 60 ppm CdSO4 25 and 50 ppm. Hasil penelitian menunjukkan logam Cr Cu dan Cd tidak berpengaruh terhadap viabilitas biji C. gigantea serta terhadap tahap awal pertumbuhan meliputi tinggi tanaman jumlah daun dan bobot kering pada tanaman C. gigantea. Namun terdapat pengaruh logam Cr Cu dan Cd terhadap panjang akar tanaman C. gigantea. Analisis kadar logam pada bibit C. gigantea menunjukkan bahwa tanaman ini mengakumulasi logam Cr dan Cd dengan cukup besar sedangkan untuk logam Cu diakumulasi dalam jumlah yang rendah. Biji mampu berkecambah dengan cepat pada cekaman logam bibit C. gigantea mampu mendetoksifikasi logam sehingga ketoksikan logam berkurang. Media tanam yang digunaan juga membantu mengurangi ketoksikan dari logam terhadap biji dan bibit C. gigantea