Skripsi
Studi ekologi faktor risiko diabetes melitus tipe 2 di wilayah Provinsi Jawa Timur (analisis data sistem informasi penyakit tidak menular Provinsi Jawa Timur tahun 2022) / Aqila Pakerti Nastiti
Abstrak
Provinsi Jawa Timur menempati urutan kelima dengan penyakit diabetes melitus tertinggi di Indonesia. Implementasi pengendalian faktor risiko dilakukan melalui kegiatan surveilans faktor risiko yang memanfaatkan Sistem Informasi Kesehatan Penyakit Tidak Menular (SIPTM) guna mengendalikan kenaikan kasus penyakit. Faktor risiko yang dipantau adalah perilaku merokok kadar gula darah berisiko tekanan darah tinggi Indeks Massa Tubuh dan obesitas sentral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proporsi serta korelasi masing-masing faktor risiko penyakit dengan prevalensi diabetes melitus tipe 2 di tiap wilayah. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif menggunakan desain studi ekologi multiple group comparison pada 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan data SIPTM tahun 2022. Penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan spearman rho. Studi ini menemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor risiko dengan prevalensi kasus pada variabel perilaku merokok (p 0 174 r -0 225 95% Cl 9 70-14 4) kadar gula darah berisiko (p 0 794 r 0 044 95% Cl 7 16 - 10 4) tekanan darah tinggi (p 0 733 r 0 057 95% Cl 19 1- 23 3) indeks massa tubuh berisiko (p 0 309 r 0 170 95% Cl 18 9 - 24 3) dan obesitas sentral (p 0 459 r 0 124 95% Cl 41 3 ndash 49 4). Program intervensi yang sudah berjalan optimal kinerja program serta akses pelayanan kesehatan yang baik merupakan faktor penguat hasil penelitian. Diperlukan evaluasi bijak hasil penelitian dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan.