Skripsi
Pengaruh suhu sintering terhadap struktur nanokomposit MNFE2O4/grafit / Andriansah As
Abstrak
Kemajuan teknologi dalam beberapa tahun terakhir termasuk pada bidang elektronik membuat penelitian pada mengenai baterai ion-lithium dilakukan secara intensif. Permasalahan yang terjadi diantaranya yaitu pada tingkat kapasitas penyimpanan energi keamanan baterai dan material yang tepat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara menggunakan material anoda yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu sintering terhadap struktur nanokomposit MnFe2O4/grafit termasuk kemampuannya sebagai material baterai ion-lithium. Karakterisasi dilakukan dengan X-Ray Diffractometer untuk struktur kristal Scanning Electron Microscopy untuk morfologi dan Fourier Transform Infra Red untuk gugus fungsi. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa komposit nano MnFe2O4 berhasil disintesis dengan metode kopresipitasi dengan variasi suhu sintering 100 deg C 250 deg C 500 deg C dan 750 deg C . Pola XRD menunjukkan bahwa terjadi perubahan/pergeseran puncak fasa yang dipengaruhi oleh proses annealing. Pada suhu tinggi terjadi perubahan fasa yang ditandai perubahan MnFe2O4 menjadi alpha -Fe2O3. Dari data foto SEM terlihat bahwa MnFe2O4 berbentuk bulatan menggumpal dan grafit berbentuk lembaran. Dari hasil analisis distribusi ukuran partikel MnFe2O4/grafit dari data SEM peningkatan suhu sintering mempengaruhi rata-rata ukuran partikel yaitu sekitar 22 97-25 58 nm. Hasil data FTIR menunjukkan bahwa puncak dari vibrasi ikatan Mn-O dengan Fe-O berada pada bilangan gelombang 574 cm-1. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh bahwa suhu sintering mempunyai pengaruh terhadap struktur nanokomposit MnFe2O4/grafit. Hasil penelitian ini memberikan pandangan baru terhadap potensi aplikasi bahan ini dalam penggunaan baterai ion-lithium serta potensi aplikasi lainnya di bidang teknologi.