Disertasi
Pengaruh e-wom credibility, e-wom quality dan need of information di media sosial terhadap purchase intention pada konsumen street food di Indonesia / Ita Prihatining Wilujeng
Abstrak
UMKM sebagai pelaku usaha merupakan komponen penting dalam perekonomian Indonesia. Peran besar yang diemban UMKM dalam menopang kegiatan perekonomian sebagai penciptaan lapangan kerja penyumbang GDP yang dominan kontributor ekspor serta ikut andil dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Namun diakui secara luas bahwa UMKM memiliki ruang lingkup terbatas untuk investasi dalam teknologi informasi dan komunikasi yang menunjang pelaksanaan bisnisnya. Ada banyak bentuk alat TIK yang bisa digunakan oleh perusahaan termasuk media sosial yang mewakili cara baru sebagai alat yang efisien dan lebih gesit dalam berbisnis. Terlepas dari keuntungan potensial dan jumlah pengadopsi yang terus bertambah literatur menunjukkan bahwa hanya sejumlah kecil UMKM yang yakin tentang manfaat yang dirasakan dan nilai tambah dari adopsi media sosial. Dalam penelitian ini mengembangkan model berdasarkan integrasi IAM komponen TRA terkait dan teori IACM yang telah ada sebelumnya. Penekanan penambahan variable subjective norm sebagai komponen dari TRA yang belum di gunakan pada penelitian sebelumnya menjadi kajian yang menarik untuk diteliti mengingat bahwa subjective normmengacu pada keyakinan bahwa seseorang atau sekelompok orang yang berpengaruh bagi konsumen akan menyetujui dan mendukung perilaku pembelian terhadap suatu produk/jasa. Sehingga untuk memperkirakan secara akurat purchase intention calon konsumen selain attitude maka subjective norm harus dimasukkan dalam pengukuran. Berdasarkan penjelasan tersebut di atas maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi apa yang mempengaruhi konsumen untuk mengadopsi informasi dari ulasan online dalam pengambilan keputusan mereka. keakuratan dan kualitas informasi nilai tambah informasi relevansi informasi dan ketepatan waktu informasi merupakan prediktor kuat konsumen dalam mengadopsi informasi dari online review mengenai street food di Indonesia selain pengaruh dari sikap dan norma subjektif. Populasi dalam penelitian ini adalah follower akun Instagram food vlogger di Indonesia. Di mana food vlogger tersebut merupakan influencer dan digital creator yang memiliki perhatian terhadap perkembangan kuliner Indonesia terutama yang banyak mereview street food. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik non probabilitysampling dengan jenis purposive sampling dan didapatkan 455 responden. Jumlah sample tersebut di dapatkan berdasarkan perhitungan dengan menggunakan calculator size sample dengan jumlah minimal sample yang harus didapat sejumlah 385 responden. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan PLS dapat disimpulkan bahwa tidak semua semua hipotesis diterima yang berarti bahwa bahwa E-WOM berpengaruh secara langsung dan positif terhadap purchase intention dengan nilai signifikansi yang berbeda-beda. Beberapa hasil analisis data yang tidak memiliki pengaruh antara variabel indepenen dan variabel dependen adalah hipotesis yang menyebutkan bahwa need of information berpengaruh terhadap information usefulness (H3) dan need information terhadap purchase intention melalui information usefulness dan information adoption (H12)