Skripsi
Pengaruh penambahan hydroxiapatite terhadap morfologi, sifat mekanik, wettability, dan biodegradasi komposit nanofiber PVA/collagen/HAP sebagai scaffold jaringan tulang / Widya Edi Sekar Ayu
Abstrak
Scaffold nanofiber dinilai memiliki potensi sebagai pengganti jaringan karena strukturnya menyerupai ECM jaringan tulang alami yang dapat memberikan tempat bagi sel untuk menumbuhkan jaringan baru. Pada penelitian ini penambahan konsentrasi HAp dari tulang sotong bertujuan untuk mengkaji pengaruhnya terhadap morfologi sifat mekanik wettability dan biodegradasi. Komposit nanofiber PVA/Collagen/HAp disintesis menggunakan metode electrospinning dengan variasi penambahan HAp pada konsentrasi 2 3 4 dan 5% volume. Untuk mengamati gugus fungsi serta morfologi permukaan yang terkandung pada sampel dilakukan karakterisasi Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil FTIR menunjukkan bahwa terdeteksi gugus PVA Collagen dan HAp pada keempat sampel. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan semakin meningkat konsentrasi HAp maka diameter nanofiber yang terbentuk semakin meningkat. Diameter komposit nanofiber PVA/Collagen/HAp yang terbentuk berada pada kisaran 80-500 nm. Hasil uji sifat mekanik sampel menunjukkan peningkatan nilai kuat tarik seiring dengan bertambahnya konsentrasi HAp. Hasil uji sudut kontak air menunjukkan bahwa terjadi penurunan sudut kontak air seiring meningkatnya konsentrasi HAp yang diikuti laju degradasi yang meningkat. Hal ini menunjukkan komposit nanofiber PVA/Collagen/HAp memiliki sifat hidrofilitas yang efektif digunakan untuk scaffold jaringan tulang.