Skripsi
Studi perbandingan kondisi optimum protease dari bacillus sp. md24, bacillus haynesii bk1h dan dari bacillus proteolyticus gam15 / NUR AINI KHAMIDAH
Abstrak
Abstrak Protease merupakan enzim penting dalam industri. Aplikasi protease sangat dipengaruhi oleh karakter dari enzim. Tiga enzim protease dapat dihasilkan oleh Bacillus sp. MD24 Bacillus haynesii BK1H dan Bacillus proteolyticus GAM 15. Namun demikian baru sebagian kondisi optimum dari ketiga enzim tersebut diketahui. Kondisi optimum yang diketahui meliputi pH optimum dan suhu optimum. Namun demikian kedua faktor tersebut diteliti dengan menggunakan One Factor at A time (OFAT) dimana metode ini lemah karena tidak diketahui interaksi antar faktor terhadap aktivitas sehingga perlu dilakukan optimasi lanjutan. Di samping itu protease sering kali membutuhkan kofaktor ion logam divalen. Ion Ca sup2 mampu meningkatkan aktivitas protease Bacillus sp MD24 Bacillus haynesii BK1H dan Bacillus proteolyticus GAM 15. Protease dapat diaplikasikan untuk mendegradasi protein serat keratin dan kolagen. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pH optimum suhu optimum jenis dan konsentrasi ion logam yang mempengaruhi aktivitas enzim. Optimasi dilakukan dalam tiga tahap yaitu (1) pemilihan faktor yang berpengaruh dengan metode One factor at A Time (OFAT) (2) skrining faktor-faktor yang berpengaruh dengan menggunakan Plackett Burman Design (PBD) dan (3) Penentuan kondisi optimum dari faktor yang dipilih dengan response Surface Methodology (CCD-RSM). Pada ketiga tahap tersebut aktivitas protease digunakan sebagai response yang diukur (variable terikat). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menentukan pH optimum suhu optimum jenis dan konsentrasi ion logam yang mempengaruhi aktivitas enzim. Hasil penelitian menggunakan metode OFAT menghasilkan kondisi optimum dari ketiga protease pada keadaan temperatur 57 deg C pH 8 ion logam CaCl dan konsentrasi CaCl 1mM. Metode PBD menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas protease dari protease Bacillus sp MD24 Bacillus haynesii BK1H dan Bacillus proteolyticus GAM 15 yaitu suhu dan pH. Metode CCD-RSM memberikan optimasi faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas protease dari protease Bacillus sp MD24 yaitu pada suhu 56 35 deg C dan pH 8 31 menghasilkan aktivitas protease sebesar 1286 78 U/mL dan nilai prediksi aktivitas sebesar 1263 14 U/mL. Sedangkan dari protease Bacillus haynesii BK1H yaitu pada suhu 57 64 deg C dan pH 8 37 menghasilkan aktivitas protease sebesar 195 8328 U/mL dan nilai prediksi aktivitas sebesar 193 69 U/mL. Kemudian dari protease Bacillus proteolyticus GAM15 yaitu pada suhu 56 35 deg C dan pH 8 25 menghasilkan aktivitas protease sebesar 1930 804 U/mL dan nilai prediksi aktivitas sebesar 1922 81 U/mL. Aktivitas protease terbaik dihasilkan oleh protease M yang kemudian dimanfaatkan lebih lanjut untuk aplikasi selanjutnya.