Skripsi
Pengaruh model pembelajaran modified free inquiry dengan guided inquiry terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran dasar ketenagalistrikan Kelas X titl SMK Negeri 1 Blitar / FIKRI KURNIAWAN
Abstrak
Pembelajaran berkualitas tercipta ketika guru dan siswa aktif. Interaksi mereka dalam kegiatan belajar mengajar merupakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Interaksi guru dan siswa sangat penting dalam proses pembelajaran. Upaya pengelolaan proses pembelajaran dapat dilakukan dengan menerapkan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran inquiry. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan pengaruh penerapan model pembelajaran modified free inquiry terhadap keaktifan belajar siswa kelas X TITL SMKN 1 Blitar (2) mendeskripsikan pengaruh penerapan model pembelajaran guided inquiry terhadap keaktifan belajar siswa kelas X TITL SMKN 1 Blitar (3) perbandingan keaktifan belajar siswa dengan model pembelajaran modified free inquiry dibandingkan model pembelajaran guided inquiry Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan jenis penelitian posttest-pretest nonequivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK 1 blitar jurusan TITL dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 60 responden dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan Tes tertulis Observasi Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas isi uji validitas butir soal uji reliabilitas uji tingkat kesukaran uji daya beda uji normalitas uji homogenitas uji kesamaan dua rata-rata uji n gain score. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran guided inquiry pada keaktifan siswa dengan nilai rata-rata pada pertemuan pertama yaitu 79 dan pertemuan kedua sebesar 92. Pada model pembelajaran modified free inquiry juga ada pengaruh peningkatan keaktifan siswa dengan nilai rata-rata pembelajaran pertama sebesar 73 dan pertemuan kedua sebesar 89. Pada pengujian n gain score juga menunjukkan nilai 0 624 untuk pembelajaran guided inquiry. Sedangkan model pembelajaran modified free inquiry sebesar 0 602 dimana kedua model pembelajaran ini dikategorikan dalam nilai sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa kelas X TITL di SMK Negeri 1 Blitar dari penerapan model pembelajaran guided inquiry. (2) Terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa kelas X TITL di SMK Negeri 1 Blitar dari penerapan model pembelajaran modified free inquiry. (3)Terdapat peningkatan keaktifan belajar pada kedua model pembelajaran baik pada model guided inquiry dan modified free inquiry. Namun jika ditinjau dari rata-rata peningkatan nilai keaktifan maka pembelajaran guided inquiry masih lebih tinggi dibandingkan modified free inquiry