Skripsi
Kualitas pupuk kompos organik (konik) dengan penambahan bakteri pelarut fosfat dan sumber karbohidrat yang berbeda / Izzati Nurul Ilmiah
Abstrak
Bakteri pelarut fosfat (BPF) dapat mempercepat proses dekomposisi bahan organik kompos dan memperbaiki penyerapan fosfat pada tanaman. BPF yang digunakan yaitu Bacillus cereus berasal dari Ranu Grati. Sumber karbohidrat kubis dan selada ditambahkan sebagai sumber energi bakteri. Kandungan rasio C/N yang tinggi pada kubis (25 02-29 68) dan selada (11 00-27 00) berperan sebagai sumber energi untuk pertumbuhan dan metabolisme bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas kompos KONIK dengan penambahan BPF dan sumber karbohidrat yang berbeda yang mengacu pada SNI 19-7030-2004 untuk parameter fisik dan SNI 7763-2018 untuk parameter kimia. Perlakuan pada penelitian ini yaitu kompos organik dengan penambahan BPF dan sumber karbohidrat kubis (C1) BPF dan sumber karbohidrat selada (C2) dan tanpa penambahan bakteri dan sumber karbohirat (C0). Pengumpulan data kualitas kompos terdiri dari suhu pH kadar air nitrogen fosfor kalium warna dan bau yang diambil saat kompos berumur 28 hari. Hasil menujukkan bahwa penambahan BPF dan sumber karbohidrat selada (C2) memiliki nilai tertinggi unsur hara makro (NPK) 3 55% suhu 28 deg C pH 7 kadar air 17% warna hitam dan berbau seperti tanah yang telah memenuhi standar SNI 19-7030-2004 dan SNI 7763-2018.