Skripsi
Pemetaan kerawanan longsor di kabupaten madiun menggunakan kombinasi metode frequency ratio (FR) dan analytic hierarchy process (AHP) berbasis data penginderaan jauh / Khoirul Kasanah
Abstrak
Tanah longsor adalah bencana alam yang memiliki dampak serius dan merugikan terhadap kehidupan manusia infrastruktur dan lingkungan. Pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kerawanan longsor menjadi dasar utama dalam mengatasi masalah ini. Bencana longsor sering terjadi di Kabupaten Madiun dan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat peta kerawanan tanah longsor dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tanah longsor di Kabupaten Madiun menggunakan metode kombinasi Frequency Ratio (FR) dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan delapan faktor penyebab longsor yaitu curah hujan kemiringan lereng ketinggian tempat arah hadap lereng NDVI jarak dari sungai jarak dari jalan dan struktur geologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter curah hujan memiliki nilai probabilitas tertinggi sebesar 4 224 yang didapat dari analisis Frequency Ratio (FR) dan dinormalisasi sebagai bobot Analytic Hierarchy Process (AHP). Nilai tersebut digunakan pada tahap overlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor. Indeks kerawanan tanah longsor dibagi menjadi lima kelas dengan kelas kerawanan sangat rendah sebesar 25% (28.098 08 ha) kelas kerawanan rendah sebesar 44% (48.415 28 ha) kelas kerawanan sedang sebesar 16% (17.974 79 ha) kelas kerawanan tinggi sebesar 9% (9.648 49 ha) dan kelas kerawanan sangat tinggi sebesar 6% (6.689 60 ha). Hasil pengujian akurasi peta kerawanan longsor menggunakan kurva ROC didapatkan nilai AUC sebesar 0.830. Menunjukkan bahwa model memiliki akurasi yang baik dalam mengklasifikasikan kelas kerawanan longsor. Hal ini menegaskan bahwa metode kombinasi FR-AHP efektif dalam melakukan pemetaan dan analisis kerawanan longsor di wilayah Kabupaten Madiun