Skripsi
Pengaruh temperatur karbonisasi coalite pada sintesis reduced graphene oxide (RGO) sebagai katoda baterai sodium-ion / Rini Zaqiyah
Abstrak
Batu bara jenis lignit dikarbonisasi dengan variasi temperatur yaitu pada suhu 400 C 500 C dan 600 C untuk menghasilkan sampel coalite yang kemudian dimanfaatkan untuk sintesis reduced graphene oxide (rGO) menggunakan metode Hummer. Material rGO yang telah disintesis difabrikasi sebagai katoda pada baterai sodium-ion (SIB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur karbonisai coalite pada sintesis rGO sebagai katoda pada SIB. Keberhasilan sintesis rGO diketahui dari hasil uji karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) yang menunjukkan struktur rGO berbentuk amorfus dengan puncak difraksi utama pada sudut 25 uji Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) yang menunjukkan gugus fungsi O-H C O C C dan C-O dengan gugus fungsi C C yang menandakan ikatan utama dari rGO serta uji Scanning Electron Microscope with Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX) Mapping dan menghasilkan nilai porositas terbesar pada sampel rGO 600 dengan nilai 69.19%. Selanjutnya dilakukan uji elektrokimia baterai menggunakan pengujian Galvanostatic Charge-Discharge (GCD) Cyclic Voltammetry (CV) dan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) untuk mengetahui performa rGO sebagai katoda pada SIB. Dari pengujian tersebut sampel rGO 600 menunjukkan performa terbaik dibanding dengan sampel lainnya dan menghasilkan nilai kapasitas spesifik sebesar 17.85 F/g densitas daya 41.82 W/kg dan densitas energi 0.197 Wh/kg hasil ini menunjukkan hubungan linear antara nilai porositas material rGO dengan performa baterai. Oleh karena itu rGO dari coalite berpotensi sebagai material dalam mengembangkan baterai berkelanjutan di masa mendatang.