Skripsi
Pengembangan bahan ajar e-mowba (e-module web based) dengan pokok pembahasan sejarah lokal situs Masjid Keramat Luar Batang untuk siswa kelas x di MAN 7 JAKARTA / Hafizh Muhammad Dzikra Sutisna
Abstrak
Pada kegiatan pembelajaran pengembangan sebuah materi dan bahan ajar pembelajaran tentu harus memperhatikan potensi yang terdapat di sekolah. Dalam hal ini potensi yang dimiliki MAN 7 Jakarta adalah jaraknya yang jauh dengan keberadaan salah satu situs sejarah lokal di DKI Jakarta yaitu Situs Masjid Luar Batang sehingga bisa dijadikan materi untuk pembelajaran di kelas. Selain itu MAN 7 Jakarta juga sangat berpotensi untuk dikembangkan bahan ajar sejarah digital karena sudah tersedianya jaringan Wi-Fi di setiap kelas dan siswa diperbolehkan untuk membawa smartphone. Selain potensi di MAN 7 Jakarta juga ditemukan beberapa masalah yakni jarang dikembangkannya materi sejarah lokal seperti sejarah lokal tentang Situs Masjid Luar Batang sehingga siswa banyak yang tidak paham dengan materi tersebut serta bahan ajar yang digunakan tidak variatif. OlehIkarena itu perluIadanya upayaIuntukImengatasi masalahItersebut. TujuanIdari penelitianIini adalah untuk mengembangkan menguji validitas dan kelayakan bahan ajar E-Mowba denganImateri tentangIbangunan-bangunan peninggalanIsejarah masaIIslam diISitus MasjidILuarIBatang yang ditujukan untuk kelas X MAN 7 Jakarta. Bahan Ajar E-Mowba dapat diakses melalui berbagai macam browser di smartphone Android terlebih lagi siswa di MAN 7 Jakarta diperbolehkan untuk mengoperasikan smartphone di dalam kelas dan sudah tersedia jaringan internet di sekolah. Penelitian ini mengadopsi model penelitian dan pengembangan Sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan yakni potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba produk revisi produk uji coba pemakaian revisi produk final dan produksi akhir. Pada tahap validasi materi didapatkan persentase sebesar 98 75% dan untuk validasi bahan ajar memperoleh persentase sebesar 98 75% sehingga produk bahan ajar E-Mowba dinyatakan sangat valid. Setelah validasi maka berlanjut pada tahap uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Uji coba kelompok kecil dilakukan dengan responden sebanyak 10 siswa dengan hasil 88 5%. Uji coba kelompok besar dilakukan dengan responden 20 siswa memperoleh persentase sebesar 93%. Dari hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar tersebut dapat diketahui bahwa produk bahan ajar E-Mowba ini termasuk dalam kategori sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar sejarah. Hal ini karena bahan ajar E-Mowba merupakan bahan ajar berbasis IT dengan muatan sejarah lokal dan banyak disertai ilustrasi gambar-gambar yang mendukung penjelasan materinya.