Skripsi
Pengaruh literasi digital dan uji kompetensi keahlian terhadap kesiapan kerja generasi z pada siswa kelas 12 jurusan teknik instalasi tenaga listrik di SMK Kabupaten Mojokerto / Herlina Dwi Puspaningtias
Abstrak
Industri kerja berubah seiring dengan revolusi industri yang terus berkembang sehingga lulusan SMK atau calon tenaga kerja memiliki keterampilan terbaru berdasarkan kebutuhan industri saat ini. Penelitian ini membahas faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja generasi z pada siswa kelas 12 jurusan TITL di SMK Kabupaten Mojokerto yaitu literasi digital dan uji kompetensi keahlian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan literasi digital (X1) uji kompetensi keahlian (X2) dan kesiapan kerja generasi z (Y) (2) mengungkap signifikansi dan hubungan X1 dan Y (3) mengungkap signifikansi dan hubungan X2 dan Y dan (4) mengungkap signifikansi dan hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian pada penelitian ini adalah siswa jurusan TITL di SMK Kabupaten Mojokerto yang telah melaksanakan UKK sebanyak tiga sekolah SMK. Sampel penelitian berjumlah 145 siswa yang berpedoman pada teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Variabel X1 X2 dan Y memiliki tingkat reliabilitas secara berurutan adalah 0 841 0 817 dan 0 872. Teknis analisis menggunakan korelasi parsial dan regresi ganda analisis uji prasyarat dan analisis sumbangan prediktor menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran variabel X1 kategori sangat tinggi sejumlah 58 responden (40 0%) kategori tinggi sejumlah 84 responden (57 9%) dan kategori sedang sejumlah 3 responden (2 1%) dan kategori rendah dan sangat rendah sejumlah masing-masing (0%). Gambaran keseluruhan variabel X2 kategori sangat tinggi sejumlah 61 responden (42 1%) kategori tinggi sejumlah 74 responden (51 0%) kategori sedang sejumlah 10 responden (6 9%) dan kategori rendah dan sangat rendah sejumlah masing-masing (0%). Gambaran keseluruhan variabel Y dengan kategori sangat tinggi sejumlah 60 responden (41 4%) kategori tinggi sejumlah 79 responden (54 5%) kategori sedang sejumlah 6 responden (4 1%) dan kategori rendah dan sangat rendah sejumlah masing-masing (0%). Kontribusinya terhadap kesiapan kerja generasi z sumbangan relatif literasi digital 35 6% dan sumbangan relatif uji kompetensi keahlian 64 4%. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu (1) X1 X2 dan Y termasuk kategori tinggi (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y X2 dan Y dan X1 dan X2 secara simultan dengan Y.