Skripsi
Hubungan antara kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku self harm pada siswa Kelas X MA Almaarif Singosari / AMANDA ROHMATUL UMMAH
Abstrak
Ummah Amanda Rohmatul 2024. Hubungan Antara Kematangan Emosi dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Perilaku Self Harm Pada Siswa Kelas X MA Almaarif Singosari. Skripsi Departemen Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Yuliati Hotifah S.Psi M.Pd. (II) Riskiyana Prihatiningsih S.Pd M.Pd. Kata Kunci Hubungan Kematangan Emosi Konformitas Teman Sebaya Self Harm. Perilaku self harm merupakan salah satu bentu perilaku negatif dengan cara menyakiti diri sendiri tanpa ada niatan untuk mengakhiri hidup. Self harm dapat disebabkan oleh berbagai faktor faktor penyebab self harm dibagi menjadi faktor internal seperti kematangan emosi individu dan faktor eksternal seperti konformitas teman sebaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya hubungan kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku self harm siswa kelas X MA Almaarif Singosari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas X MA Almaarif Singosari yang berjumlah 102 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini mengadopsi instrumen kematangan emosi konformitas teman sebaya dan Deliberate Self Harm Inventory yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji spearman rho yang menunjukkan adanya hubungan yang dignifikan antara kematangan emosi dan self harm dengan nilai signifikansi sebesar 0 26. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan adanya hubungan antara konformitas teman sebaya dengan self harm yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0 005. Hubungan secara simultan antara kematangan emosi dan konformitas teman terhadap perilaku self harm ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0 026. Kesimpulan penelitian yang dilakukan adalah (1) terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku self harm pada siswa kelas X MA Almaarif Singosari (2) terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku self harm pada siswa kelas X MA Almaarif Singosari (3) terdapat hubungan antara kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku self harm pada siswa kelas X MA Almaarif Singosari. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan layanan yang yang nantinya berimplikasi pada pentingnya pemberian layanan BK preventif oleh konselor sekolah kepada siswa. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas subjek penelitian memilih metode penelitian yang berbeda serta menggunakan faktor lain penyebab self harm yang belum dibahas dalam penelitian ini.