Skripsi
Strategi guru sekolah minggu dalam menumbuhkan kejujuran pada anak sekolah minggu di gereja sidang jemaat Allah Talitakum Malang / Elza Nidia Santoso
Abstrak
Kejujuran adalah nilai yang sangat penting dalam pendidikan anak-anak. Bukan hanya tentang menghindari kebohongan tetapi juga tentang mengembangkan karakter moral yang kuat. Anak-anak yang tumbuh dengan nilai-nilai kejujuran lebih cenderung menjadi individu yang dapat dipercaya bertanggung jawab dan berintegritas. Dalam setiap agama kejujuran dianggap sebagai komponen penting dalam hubungan dengan Tuhan. Guru-guru Sekolah Minggu Gereja Sidang Jemaat Allah Talitakum Malang menggunakan berbagai strategi untuk menumbuhkan nilai kejujuran pada anak sekolah minggu. Dalam rancangan penelitian ini peneliti akan menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Peneliti ingin mengetahui dan mendiskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran guru sekolah minggu dalam menumbuhkan kejujuran anak sekolah minggu di GSJA Talitakum Malang. (2) Mendeskripsikan perkembangan kejujuran anak di sekolah minggu GSJA Talitakum Malang.(3) Mengetahui faktor penghambat dan pendukung strategi pembelajaran guru sekolah minggu dalam menumbuhkan kejujuran anak sekolah minggu di GSJA Talitakum Malang. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi menumbuhkan kejujuran diterapkan pada anak ndash anak di sekolah minggu. Hal ini menunjukan bahwa banyak anak yang lebih sering bersikap jujur selama pembelajaran di sekolah minggu. Ini merupakan kemajuan yang bagus karena kejujuran adalah nilai moral yang paling penting untuk ditanamkan sejak kecil. Anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang percaya diri dan memiliki integritas yang kuat jika mereka belajar untuk selalu jujur. Kesimpulan dari penelitian yang dilaksanakan di sekolah minggu Gereja Sidang Jemaat Allah Talitakum Malang diketahui bahwa penerapan strategi yang diterapkan pada anak sekolah minggu sudah sangat baik. ditunjukkan dengan indikator kejujuran anak. Seperti perilaku spontan anak-anak yang mulai mengakui kesalahan mereka berani berbicara jujur meskipun dalam situasi yang sulit atau tidak menguntungkan bagi mereka Perkembangan yang lebih maju terlihat ketika anak-anak mulai memahami nuansa kejujuran yang lebih kompleks seperti bagaimana menyampaikan kebenaran dengan cara yang bijaksana dan penuh kasih menunjukkan perkembangan kecerdasan emosional dan sosial yang seimbang.