Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis tiktok pada mata pelajaran teknik komputer dan jaringan untuk meningkatkan motivasi belajar Siswa Kelas XI SMK TJKT / Muhammad Irsyadul Ibad
Abstrak
Teknik Komputer dan Jaringan merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa kelas XI pada jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi di sekolah SMK. Pemahaman tentang teknik komputer dan jaringan memberikan kompetensi pembangunan serta pengelolahan jaringan oleh siswa. Proses pembelajaran yang baik memberikan dampak positif pada hasil pembelajaran media pembelajaran yang lekat dan dekat dengan siswa dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Media pembelajaran yang menarik akan menimbulkan minat dan motivasi belajar siswa sehingga siswa akan lebih mudah memahami pelajaran dan berkeinginan untuk berkembang secara mandiri. Berdasarkan observasi yang dilaksanakan di sekolah SMKN Prigen menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran Teknik Komputer dan Jaringan masih menggunakan pembelajaran konvensional dan hanya menggunakan media pembelajaran presentasi saja. Hal tersebut menjadikan siswa mudah bosan dan tidak memiliki motivasi belajar yang tinggi. Maka dari itu dibutuhkan suatu media pembelajaran yang menarik dekat dan lekat dengan siswa agar pembelajaran lebih efektif dan interaktif seperti media pembelajaran berbasis TikTok. Penelitian dan pengembangan dilaksanakan menggunakan model pengembangan Plomp. Tiga tahapan Plomp dimulai fase investigasi awal dilakukan observasi lapangan melalui diskusi serta tanya jawab dengan guru mata pelajaran. Kemudian dilanjutkan dengan fase pengembangan atau prototipe pada tahap ini perencanaan dan pengembangan media pembelajaran berupa materi pembelajaran tujuan pembelajaran desain media dan pembuatan media pembelajaran. Tahapan selanjutnya fase pengujian media yang telah dikembangkan diujikan kepada ahli agar layak digunakan atau perlu perbaikan. Hasil validasi dari ahli media dan ahli materi dinilai dalam kategori sangat valid. Setelah media tervalidasi dilakukan uji coba kelompok kecil terhadap 6 siswa dan menghasilkan nilai dengan kategori sangat valid artinya media layak digunakan untuk uji coba skala lebih luas. Kegiatan uji coba lapangan dilakukan terhadap 32 peserta didik sebagai responden dimana pada kegiatan ini dimulai dengan pengukuran motivasi belajar sebelum menggunakan media dan mendapatkan hasil kategori motivasi cukup. Siswa diberikan waktu untuk mengakses media dan setelah itu dilakukan validasi media kepada pengguna sekaligus mengukur motivasi belajar siswa setelah mengunakan media. Hasilnya media pembelajaran dinilai sangat valid untuk digunakan dan motivasi belajar meningkat dalam kategori motivasi tinggi. Dengan demikian penggunaan media pembelajaran berbasis TikTok terbukti sangat layak untuk diterapkan didalam aktivitas kegiatan pembelajaran dan juga efisien serta berhasil untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.