Skripsi
Peningkatan produksi bacterial nanocellulose (BNC) yang dihasilkan oleh bakteri komagataeibacter swingsii strain M3 melalui variasi sumber karbon / Hadi Supriyanto
Abstrak
Salah satu serat alternatif yang ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam industri tekstil adalah Bacterial Nanocellulose (BNC) karena BNC memiliki tingkat kemurnian yang lebih tinggi dari serat tanaman dan bersifat biodegradable. Produksi BNC dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah sumber karbon yang berperan sebagai perkusor utama penyusun rantai selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan sumber karbon terhadap produksi karakteristik serat dan karakteristik fisiko-kimia BNC yang dihasilkan oleh Komagataeibacter swingsii strain M3. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Hestrin-Schramm yang dimodifikasi dengan 4 jenis sumber karbon yaitu sukrosa amilum molase dan ekstrask kulit pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glukosa (tebal 9.95 mm/100 ml berat basah 38.38 g/100 ml berat kering 1 g/100 ml) dan sukrosa (tebal 9.43 mm/100 ml berat basah 33.48/100 ml berat kering 0.96 g/100 ml) mennjadi sumber karbon dengan hasil produksi tertinggi. Perbedaan sumber karbon mempengaruhi nilai WHC namun tidak mempengaruhi nilai porositas. Hasil FTIR BNC K. swingsii M3 mencirikan gugus fungsi hidroksil gugus aldehid dan gugus karbonil yang merepresentasikan gugus fungsi glukosa. Hasil XRD terdapat 3 puncak difraksi yang menunjukkan pola puncak difraksi selulosa I alpha .