Skripsi
Kuliner sebagai identitas masyarakat dalam Novel 33 Senja di Halmahera karya Intan Andaru / Lia Amalia Mahmudah
Abstrak
Minat terhadap kuliner khas Indonesia mulai tergantikan sehingga perlu adanya media baru untuk memperkenalkan kembali kuliner khas Indonesia salah satunya melalui karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ragam kekayaan kuliner fungsi dan sebagai identitas masyarakat Gane dalam novel 33 Senja di Halmahera karya Intan Andaru. Untuk memperoleh hasil yang berkenaan dengan kuliner tersebut penelitian menggunakan teori gastrokritik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data yang disajikan berupa kata frasa kalimat dan narasi yang berkaitan dengan ragam kekayaan kuliner fungsi dan kuliner sebagai konstruksi identitas masyarakat Gane dalam novel ini. Sumber data yang digunakan ialah novel 33 Senja di Halmahera karya Intan Andaru artikel-artikel jurnal dan buku teks yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca mencermati mengklasifikasikan data. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil dari penelitian adalah kekayaan ragam kekayaan dalam novel adalah berupa makanan khas dan minuman. Kuliner tersebut memiliki empat fungsi meliputi fungsi kuliner dengan kesenangan berupa makanan yang menjadi pembangkit dan pembuat memori. Fungsi kuliner dengan seni tampak pada alat cara memasak dan cara menyajikan makanan. Fungsi kuliner dengan sejarah tampak pada kuliner yang mengandung nilai filosofis sosial untuk saling berbagi antar masyarakat. Fungsi kuliner dan nama tampak pada penamaan yang unik. Ragam kuliner yang hadir dalam novel 33 Senja di Halmahera sekaligus menjadi konstruksi identitas masyarakat Gane. Kuliner yang menjadi identitas itu meliputi dendeng rusa sagu papeda ikan kuah kuning sabeta pisang goreng sambal dabu-dabu hingga gohu.