Skripsi
Keterlibatan pemuda dalam pengorganisasian masyarakat di kampung wisata edukasi pertanian “ Kampung Semai”. / Vina Soraya
Abstrak
Wisata edukasi mengacu pada jenis perjalanan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan kepada pesertanya. Tujuan dari wisata edukasi adalah untuk menggabungkan unsur-unsur pembelajaran dan pendidikan ke dalam pengalaman perjalanan sehingga peserta tidak hanya bersenang-senang tetapi juga memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang baru. Jenis wisata ini dapat mencakup berbagai bentuk termasuk kunjungan ke museum pameran tempat bersejarah taman ilmiah kebun binatang perkebunan dan destinasi lainnya yang memiliki nilai pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengorganisasian kelembagaan di Eduwisata Kampung Semai. Hal ini dilihat dari bagaimana mereka membentuk lembaga mengoordinasikan masyarakat setempat untuk ikut berpartisipasi dan bagaimana pengurus mengadakan kegiatan mulai dari perencanaan Edukasi wisata hingga tahap akhir yaitu evaluasi. Pertama penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan pemuda dalam pengorganisasian kelembagaan berdampak positif pada peningkatan kesadaran dan pemahaman mereka tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Proses ini juga mendorong inovasi dalam menciptakan konsep wisata edukasi yang menarik dan relevan bagi pengunjung sehingga berpotensi meningkatkan daya tarik dan nilai ekonomi Kampung Semai. Pengorganisasian kelembagaan terbukti efektif sebagai wadah pembelajaran bagi Masyarakat yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan manajemen dan kolaborasi. Masyarakat yang terlibat dalam proses ini memperoleh pengalaman praktis dalam merancang dan mengelola program wisata edukasi pertanian yang pada gilirannya meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka. Kedua temuan menunjukkan Pengorganisasian kelembagaan eduwisata Kampung Semai oleh pemuda telah berhasil menciptakan struktur yang solid dan efektif dalam mengelola serta mengembangkan potensi wisata pendidikan di desa Semen. Aktivitas eduwisata yang berkelanjutan telah menciptakan lingkungan yang lebih dinamis di mana pemuda berperan aktif sebagai agen perubahan mempromosikan inovasi dan memimpin upaya pelestarian tradisi lokal. Hasilnya Kampung Semai mengalami transformasi sosial yang positif dengan masyarakat yang lebih teredukasi produktif dan harmonis. Adanya eduwisata Kampung Semai yang diprakarsai oleh pemuda telah membawa perubahan signifikan pada aspek ekonomi masyarakat setempat. Inisiatif ini telah menciptakan berbagai peluang usaha baru seperti pemandu wisata penyedia homestay penjualan kerajinan tangan dan kuliner lokal yang semuanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan warga. Secara keseluruhan penelitian ini menegaskan bahwa pengorganisasian kelembagaan dapat menjadi alat yang efektif untuk memberdayakan pemuda dan membangun komunitas yang berkelanjutan dengan Kampung Semai sebagai contoh konkret dari keberhasilan pendekatan ini.