Skripsi
Memori kekerasan peristiwa 1948 pada monumen soco dan generalisasi kekejaman partai komunis Indonesia / Prasetio Utomo
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk menguraikan praktik penanaman ingatan melalui pembangunan monumen dan upacara peringatan. Monumen Soco dibangun untuk menjadi penjaga ingatan peristiwa kekerasan 1948 setiap tanggal 1 Oktober selalu diperingati upacara dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila yang merupakan peringatan peristiwa kekerasan September 1965. Penelitian ini bertujuan untuk mengingat kembali sejarah dan mengetahui ornamen dari bangunan Monumen Soco mengetahui praktik peringatan yang digeneralisir dengan kekejaman PKI serta ingatan masyarakat seputaran masa Orde Baru dan adanya generalisasi peringatan. Metode yang dipakai adalah oral history studi arsip dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik komemorasi dilakukan secara general begitu saja oleh pemerintah dalam memperingati dua peristiwa yaitu peristiwa 1948 dan peristiwa 1965 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa komunisme adalah kejam.