Skripsi
Potensi limbah abu pabrik gula (bagasse fly ash) sebagai prekursor karbon aktif untuk aplikasi penyimpanan energi superkapasitor / Viona Lidya Haryati Putri
Abstrak
Karbon aktif dari Bagasse Fly Ash (BFA) disintesis melalui aktivasi fisik dengan karbonisasi dan aktivasi kimia menggunakan KOH. Hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk menentukan struktur amorf morfologi porositas dan diameter pori. Performa sebagai elektroda superkapasitor diuji melalui Galvanostatic Charge-Discharge (GCD) Cyclic Voltammetry (CV) dan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif dari BFA memiliki memiliki puncak lebar yang serupa dengan karbon aktif komersial dan indikasi fase amorf serta grafit pada sudut 2 theta sekitar 24 deg dan 43 deg . Aktivasi kimia menggunakan KOH berhasil menghasilkan pori-pori dalam skala makro pori-pori dengan diameter terbesar didapatkan oleh AC BFA 500 yakni hingga 3 5 micro m yang memberikan nilai porositas tertinggi sebesar 71 30%. kapasitansi spesifik yang dihasilkan sampel AC BFA 500 menunjukkan performa terbaik dengan kapasitansi spesifik 112 59 F/g. Selain itu elektroda AC BFA 500 juga menunjukkan nilai IR drop yang paling rendah yakni sebesar 0 0357 V menandakan transfer ion yang baik dan konduktivitas listrik yang tinggi. Penelitian ini mengindikasikan bahwa karbon aktif dari BFA berpotensi sebagai bahan elektroda superkapasitor yang efisien serta menawarkan solusi pemanfaatan limbah industri gula secara lebih optimal.