Tugas Akhir
Rancang bangun mesin automatic grinding camshaft type SOHC (single overhead camshaft) (studi kasus: analisis struktur rangka menggunakan metode finite element) / Amirul Ihzul Fanani
Abstrak
Mesin automatic grinding camshaft merupakan implementasi dari teknologi tepat guna (TTG) yang berfungsi untuk memodifikasi profil camshaft sesuai dengan sampel yang telah disiapkan. Perancangan dan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kualitas dan keamanan dalam melaksanakan modifikasi camshaft pada bengkel MJMP Project di Kabupaten Kediri. Latar belakang perancangan dan penelitian ini adalah inovasi akan kebutuhan mitra yang masih menggunakan metode manual dalam proses modifikasi sehingga hasil produk dan keamanan operator menjadi kurang maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R amp D) untuk menghasilkan mesin yang sesuai dengan kebutuhan bengkel. Rancang bangun diawali dengan proses perancangan desain dan perhitungan analitis untuk menentukan komponen yang akan digunakan. Setelah proses perancangan selesai dilakukanlah analisis pada desain struktur rangka menggunakan metode finite element untuk menentukan nilai von misses (tegangan maksimum) nilai displacement dan nilai safety factor. Desain rangka akan diberikan beban aktual yang telah dihitung sebesar 314 58 N (rangka penyangga utama) 313 6 N (rangka penyannga pencekam) dan 197 6 N (rangka penyangga motor listrik). Setelah analisis selesai dikerjakan maka proses manufacturing dan pengujian mesin dapat dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses manufaktur dan fabrikasi dilakukan dengan memperhatikan hasil dari perhitungan analitis komponen sehingga spesifikasi dan performa mesin dapat sesuai dengan yang diharapkan. Simulasi finite element yang dilakukan dengan software CAE mengkonfirmasi bahwa nilai tegangan von misses dan displacement berada dalam batas aman sehingga mesin memiliki kekuatan dan ketahanan terhadap vibrasi yang dihasilkan. Tegangan maksimum yang terjadi adalah 4 471 MPa dengan displacement maksimum sebesar 0 01382 (simulasi FEM) dan 0 015000 (perhitungan analitis). Safety factor pada struktur rangka adalah 49 (simulasi FEM) dan 49 393 (perhitungan analitis) yang berarti bahwa rangka mesin dapat menahan beban 49 kali lebih besar dari beban yang diterapkan saat ini. Dengan demikian mesin automatic grinding camshaft dapat menjadi alternatif untuk memperbaiki efisiensi dan keamanan modifikasi camshaft di bengkel MJMP Project.