Skripsi
Resiliensi sosial kesenian mafia banteng Pralambasura dalam menghadapi era digital di Desa Tulusbesar / Ersa Oktavia Rahmawati
Abstrak
Resiliensi sebuah kelompok seni pertunjukan dewasa ini tidak bisa dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan resiliensi sosial Paguyuban Kesenian Mafia Banteng Pralambasura dalam menghadapi era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini teori praktik sosial Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi yang dilakukan oleh Paguyuban Kesenian Mafia Banteng Pralambasura di era digital dilakukan melalui media sosial properti dan fashion iringan musik serta bentuk pertunjukan.