Skripsi
Pengembangan bahan ajar digital flipbook dengan materi perlawanan rakyat ponorogo terhadap kolonial belanda untuk menunjang pemahaman sejarah lokal peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo / Salma Dwi Fariha
Abstrak
Flipbook digital adalah suatu bahan multimedia yang dapat dioperasikan secara digital layaknya membaca buku secara fisik yang didesain sedemikian rupa dengan berbagai fitur-fitur menarik. Bahan ajar flipbook dibuat untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan dalam pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan bahan ajar digital flipbook materi perlawanan rakyat Ponorogo terhadap kolonial Belanda dan menguji efektivitas pemahaman sejarah lokal peserta didik kelas XI TPm C di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Materi disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran fase F di mana peserta didik diharapkan mampu mengembangkan pemahaman konsep dasar sejarah untuk mengevaluasi peristiwa sejarah dari perspektif lokal nasional maupun global. Produk dikembangkan berdasarkan hasil temuan potensi dan permasalahan selama melakukan observasi di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Terbatasnya jam pelajaran dan kecenderungan penggunaan buku teks dan LKS membuat materi sejarah lokal jarang dibahas. Minimnya pembahasan sejarah lokal yang diberikan kepada peserta didik dapat berdampak pada minimnya pemahaman sejarah. Sehingga bahan ajar digital flipbook dengan muatan sejarah lokal sangat dibutuhkan sekolah sebagai tambahan pengetahuan peserta didik dan variasi bahan ajar. Sementara itu SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo memperbolehkan peserta didiknya untuk mengakses smartphone apabila dibutuhkan dalam pembelajaran sehingga sangat sesuai dengan pengembangan produk. Tahapan penelitian dan pengembangan ini meliputi 1) Studi pendahuluan menggunakan pendekatan kualitatif dengan guru sejarah 2) Tahap observasi dilakukan dengan menyebarkan angket kepada peserta didik untuk mengidentifikasi kondisi awal pada pembelajaran sejarah serta mengumpulkan data literatur mengenai sejarah kolonial di Ponorogo 3) Tahap pengembangan bahan ajar (flipbook digital) meliputi a) desain bahan ajar b) validasi materi dan bahan ajar oleh ahli dalam bidangnya c) revisi desain d) uji coba produk e) uji coba pemakaian f) revisi produk g) produksi akhir 4) Tahap uji efektifitas bahan ajar (flipbook digital) menggunakan alat evaluasi pretest dan posttest untuk menunjang pemahaman sejarah lokal dengan teknik analisisnya yaitu a) uji validitas b) uji reliabilitas c) uji normalitas d) uji beda. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas XI TPm C SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar berupa digital flipbook dengan konten materi Perlawanan Rakyat Ponorogo terhadap Kolonial Belanda. Produk tersebut dikatakan valid dan layak dipakai dalam kegiatan pembelajaran sejarah sebagai bahan ajar sejarah lokal karena berdasarkan hasil validasi (validasi materi sejumlah 95% dan validasi bahan ajar sejumlah 80%) hasil uji coba produk (skala kecil sejumlah 90% dan skala besar sejumlah 88%) serta hasil pemahaman peserta didik mengenai sejarah lokal (rata-rata nilai pre test sejumlah 42 8 dan post test sejumlah 79 8). Untuk pengembangan produk lebih lanjut disarankan untuk dapat menambahkan materi agar pemahaman peserta didik mengenai sejarah Ponorogo semakin luas dan menambahkan desain agar lebih menarik peserta didik untuk belajar sejarah. Produk ini sebaiknya diajarkan pada sekolah sekitar wilayah Ponorogo karena topik materi membahas sejarah Ponorogo. Dalam menerapkan bahan ajar digital flipbook ini sebaiknya juga memperhatikan potensi kebutuhan dan kurikulum yang digunakan di sekolah tersebut.