Skripsi
Analisis interaksionisme simbolik pluralitas pemaknaan tradisi pancenan di Desa Mojoagung / Hasna Nur Fitria
Abstrak
Pemaknaan mengenai tradisi oleh suatu masyarakat bisa menimbulkan berbagai penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pluralitas pemaknaan masyarakat Desa Mojoagung terkait tradisi Pancenan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum tradisi Pancenan yang ada di Desa Mojoagung dan pluralitas pemaknaan yang dianalisis dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolik Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi wawancara mendalam dokumentasi serta penelusuran pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tradisi Pancenan secara historis merupakan bentuk interaksionisme simbolik antara Syekh Subakir sebagai representasi budaya Islam dan penguasa Jawa sebagai representasi tradisi masyarakat Jawa. Sedangkan dinamika yang terjadi dalam tradisi Pancenan disebabkan oleh pluralitas pemaknaan warga Desa Mojoagung terhadap pelaksanaan tradisi Pancenan. Pluralitas pemaknaan tersebut muncul dalam bentuk perbedaan pemaknaan tradisi antar individu satu dengan yang lain waktu pelaksanaan isi dan bentuk pancen serta praktik ritualnya. Pluralitas pemaknaan dalam tradisi Pancenan tidak hanya terjadi antar individu satu dengan yang lain tetapi juga pluralitas pemaknaan antar diri individu.