Skripsi
Efektivitas ekstrak etanol daun berenuk (crescentia cujete l.) sebagai ovisida nabati terhadap daya tetas telur nyamuk aedes aegypti l. / Nurul Izzatin Niswah
Abstrak
Nyamuk Aedes aegypti L. merupakan vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya pencegahan penyakit DBD dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida telur nyamuk atau ovisida. Penggunaan ovisida sintetik dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan kematian predator alami dan menimbulkan pencemaran lingkungan sehingga dibutuhkan alternatif ovisida nabati yang terbuat dari ekstrak etanol daun berenuk (Crescentia cujete L.). Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun berenuk terhadap daya tetas telur nyamuk dan menganalisis konsentrasi efektif ekstrak daun berenuk sebagai ovisida Aedes aegypti L. Metode pembuatan ekstrak yaitu maserasi dengan pelarut etanol 96%. Variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 0 ppm (K-) Abate (K ) 6 25 ppm 12 5 ppm 25 ppm dan 50 ppm dengan 4 kali ulangan pada setiap perlakuan. Total sampel telur yang digunakan dalam penelitian sebanyak 600 butir telur dan pengamatan dilakukan pada jam ke-24 jam ke-48 jam ke-72 jam ke-96 dan jam ke-120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun berenuk maka persentase daya tetas telur nyamuk semakin rendah dan semakin lama waktu pengamatan maka persentase daya tetas telur nyamuk semakin tinggi. Hasil uji probit menunjukkan konsentrasi efektif (LC50) sebesar 6 51 ppm pada pengamatan jam ke-96.