Disertasi
Pengaruh strategi project-based learning berbantuanan mind mapping dan gaya kognitif terhadap keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis siswa SD / Wahyu Susiloningsih
Abstrak
Kemampuan analisis merupakan kemampuan memisahkan dan membedakan seperti merinci bagian-bagian dan hubungan. Analisis atau kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian terkecil. Pemecahan masalah merupakan proses berpikir dalam mencari penyelesaian masalah yang tidak familier. Siswa melakukan suatu pemecahan masalah artinya dia telah melibatkan kemampuan berpikir bernalar dan keterampilan pemecahan masalah. Kemampuan analisis dan keterampilan pemecahan masalah setiap siswa pasti berbeda antara satu dengan yang lain. Hal tersebut dikarenakan karakteristik siswa yang beragam baik dari aspek latar belakang keluarga gender dan gaya kognitif. Gaya kognitif adalah cara menerima dan mengelola sikap terhadap informasi maupun kebiasaan yang berkaitan dengan dunia belajar secara individu. Penelitian ini bertujuan untuk 1. menguji perbedaan keterampilan pemecahan masalah siswa SD yang dibelajarkan dengan strategi project-based learning dan strategi project-based learning berbantuanan mind mapping. 2. menguji perbedaan keterampilan pemecahan masalah siswa SD yang memiliki gaya kognitif impulsive dan reflective. 3. menguji interaksi antara strategi project-based learning berbantuanan mind mapping dan gaya kognitif terhadap keterampilan pemecahan masalah. 4. Menguji perbedaan kemampuan analisis siswa SD yang dibelajarkan dengan strategi project-based learning dan strategi project-based learning berbantuanan mind mapping. 5. Menguji perbedaan kemampuan analisis siswa SD yang memiliki gaya kognitif impulsive dan reflective. 6. Menguji interaksi antara strategi project-based learning berbantuanan mind mapping dan gaya kognitif terhadap kemampuan analisis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen quasi. Desain penelitian ini menggunakan faktorial 2x2 Non Equivalent Control Grup. Penelitian dilakukan dengan memberikan treatment pada kelompok eksperimen saja serta mengukur hasilnya dengan memberikan post-test pada kelompok eksperimen dan kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu buku strategi project-based learning berbantuan mind mapping tes keterampilan pemecahan masalah tes kemampuan analisis dan tes gaya kognitif menggunakan tes Matching Familiar Figures Tes (MFFT). Hasil penelitian sebagai berikut Pertama ada pengaruh perolehan keterampilan pemecahan masalah yang dibelajarkan dengan strategi project-based learning berbantuan mind mapping dan strategi project-based learning dengan nilai F sebesar 24.396 dan probabilitasnya sebesar 0 00. Kedua ada pengaruh perolehan keterampilan pemecahan masalah yang memiliki gaya kognitif reflective dan impulsive dengan nilai F sebesar 25.789 dan probabilitasnya sebesar 0 00. Ketiga tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap keterampilan pemecahan masalah dengan nilai F sebesar 0 647 dan probabilitasnya sebesar 0 422. Keempat ada pengaruh perolehan kemampuan analisis yang dibelajarkan dengan strategi project-based learning berbantuan mind mapping dan strategi project-based learning dengan nilai F sebesar 74.617 dan probabilitasnya sebesar 0 00. Kelima ada pengaruh perolehan kemampuan analisis yang memiliki gaya kognitif reflective dan impulsive dengan nilai F sebesar 7.280 dan probabilitasnya sebesar 0 007. Keenam ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan analisis dengan nilai F sebesar 6.976 dan probabilitasnya sebesar 0 009.1. Strategi pembelajaran project-based learning berbantuan mind mapping bisa menjadi alternatif bagi guru dalam menyampaikan materi pelajaran IPS di sekolah dasar. Semua materi sebenarnya dapat diadaptasi melalui strategi ini tetapi mata pelajaran yang berfokus pada konsep latihan dan pemecahan masalah seperti Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Bahasa dan Seni cenderung lebih sesuai. Siswa disarankan untuk banyak melakukan kegiatan yang mengasah kemampuan analisis seperti bertanya banyak hal pada sesuatu pelajaran baru yang diterima. Kegiatan yang mengasah keterampilan pemecahan masalah pada suatu proses pembelajaran di setiap mata pelajaran seperti membuat mind mapping pada pengetahuan konsep yang baru diterima. Peneliti lain dalam melakukan penelitian dengan menggunakan variasi jenis mata pelajaran dan topik pembelajaran yang berbeda untuk melihat kemampuan analisis dan keterampilan pemecahan masalah yang dimiliki oleh siswa SD.