Skripsi
Penggunaan fraud pentagon theory untuk mengidentifikasi kecurangan akademik dengan niat sebagai variabel intervening / Silva Nurhalisa
Abstrak
Riset ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh elemen fraud pentagon theory terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa dengan menggunakan niat sebagai variabel intervening. Temuan ini menyatakan bahwa variabel tekanan rasionalisasi kemampuan dan arogansi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap niat melakukan pelanggaran akademik. Sebaliknya kesempatan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap niat mahasiswa untuk melakukan kecurangan. Rasionalisasi dan kemampuan berpengaruh signifikan positif terhadap pelanggaran akademik. Arogansi memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap perilaku kecurangan akademik. Sementara itu kesempatan dan tekanan tidak memiliki pengaruh terhadap kecurangan akademik. Niat berhasil memediasi pengaruh tekanan terhadap perilaku kecurangan sebesar 39% dengan kategori partial mediation. Rasionalisasi berhasil dimediasi oleh niat terhadap perilaku kecurangan akademik sebesar 81% dengan kategori full mediation. Niat juga berhasil memediasi pengaruh arogansi terhadap kecurangan akademeik sebesar 71% yang termasuk kategori partial mediation. Sedangkan niat gagal memediasi pengaruh kesempatan dan kemampuan terhadap perilaku kecurangan akademik. Maknanya tidak ada pengaruh mediasi yang diberikan oleh niat terhadap pengaruh kesempatan dan kemampuan pada kecurangan akademik.