Skripsi
Pengaruh mikrokapsul sinbiotik yoghurt dengan umbi ubi jalar (ipomoea batatas l.) ungu terhadap gambaran histopatologi aorta mencit (mus musculus) diet tinggi lemak / Amanda Putri Syahrani
Abstrak
Latar belakang Bakteri asam laktat merupakan salah satu probiotik yang mempunyai efek positif dalam mencegah hiperkolesterolemia dan obesitas. Kandungan antioksidan Umbi ubi jalar ungu telah terbukti memiliki beragam aktivitas biologis termasuk anti-glikemik antilipid dan anti-inflamasi. Prebiotik dapat menjadi sumber energi bagi probiotik untuk melekat dan memperpanjang waktu tinggal bakteri di saluran pencernaan. Mikrokapsulasi probiotik adalah suatu proses di mana probiotik dipertahankan dalam matriks atau membran untuk melindungi probiotik sehingga dapat bertahan lebih baik dalam produk pangan dan melewati kondisi keras di saluran pencernaan. Penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan efektivitas pengiriman bakteri probiotik ke saluran pencernaan sehingga memaksimalkan manfaat kesehatan yang diberikan oleh yoghurt. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian mikrokapsulasi sinbiotik yoghurt dengan ubi jalar (ipomoea batatas) ungu terhadap gambaran histopatologi aorta mencit yang diberikan diet tinggi lemak (High Fat Diet). Metode Sebanyak 24 ekor mencit (Mus muculus) jantan galur Balb/C dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan terdiri dari 4 ekor tiap kelompok. Kelompok normal (pakan pellet susu A) kelompok kontrol positif (pakan tinggi lemak obat simvastatin) kelompok kontrol negatif (pakan tinggi lemak) kelompok P1 (pakan tinggi lemak Yoghurt plain tanpa ubi jalar) kelompok P2 (pakan tinggi lemak Yoghurt dengan ubi jalar 2 g/kgBB) dan kelompok P3 (pakan tinggi lemak Yoghurt dengan ubi jalar 4 g/kgBB). Dilakukan pembedahan dan pengambilan organ aorta abdominalis mencit dan diamati secara histopatologi. Hasil penelitian Analisis statistika menggunakan Analisis Varian Satu Jalur (One Way Anova) dan uji lanjut Post Hoc Duncan menunjukkan adanya perbedaan signifikan (P Value 0.05) antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan 3 (P3) terhadap jumlah sel busa (foam cell) dan ketebalan dinding aorta. Kesimpulannya Mikrokapsulasi Yoghurt ubi jalar ungu dosis 4 g/kgBB/hari memiliki pengaruh untuk mengurangi pembentukan sel busa dan menurunkan ketebalan dinding aorta dalam proses aterosklerosis.