Skripsi
Pengaruh ekspektasi pribadi, sosial dan karir terhadap meaning of life calon konselor / DHEA AYUNING NUR WAHYU KUSUMA WARDANI
Abstrak
RINGKASAN Wardani Dhea Ayuning Nur Wahyu Kusuma. 2024. Pengaruh Ekspektasi Pribadi Sosial dan Karier Terhadap Meaning of Life Calon Konselor. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Nur Hidayah M.Pd. (II) Devy Probowati S.Pd M.Pd. Kata Kunci meaning of Life ekaspektasi pribadi ekspektasi sosial ekspektasi karir calon konselor. Penelitian ini membahas pentingnya kebermaknaan hidup bagi mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) yang mempersiapkan diri sebagai calon konselor. Mengacu pada teori Viktor Frankl penelitian ini menekankan bahwa pemahaman makna hidup mempengaruhi ekspektasi pribadi sosial dan karir. Penelitian ini penting dilakukan agar mahasiswa Bimbingan dan Konseling dapat memahami dan mengembangkan makna hidup mereka dan memiliki masa depan yang lebih terencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional. Populasi mahasiswa Bimbingan dan Konselor (BK) angkatan 2020 2021 2022 2023 Universitas Negeri Malang berjumlah 530 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 133 mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini yaitu skala ekspektasi pribadi berdasarkan pada teori hofer skala ekspektasi sosial berdasarkan pada teori bogdan skala ekspektasi karier berdasarkan pada teori kreitner dan skala Meaning of Life berdasarkan teori Victor E. Frankl. Keseluruhan skala telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan yaitu Tingkat ekpektasi pribadi mahasiswa BK UM berada pada tingkat rendah (55 6%). Tingkat ekpektasi sosial mahasiswa BK UM berada tingkat sedang (92 5%). Tingkat ekspektasi karier mahasiswa BK UM berada pada tingkat sedang (81 2%). Tingkat Meaning of Life mahasisa BK UM berada pada tingkat sedang (61 7%). Terdapat pengaruh antara variabel ekspektasi pribadi dengan Meaning of Life calon knselor tetapi tidak signifikan.Terdapat pengaruh antara variabel ekspektasi sosial dengan Meaning of Life calon konselor tetapi tidak signifikan. Terdapat pengaruh antara variabel ekspektasi karier dengan Meaning of Life calon konselor secara signifikan. Terdapat pengaruh secara bersama-sama (simultan) antara ekspektasi pribadi ekspektasi sosial dan ekspektasi karir terhadap Meaning of Life calon konselor. Dapat disimpulakn bahwa hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara ekspektasi pribadi (X1) ekspektasi sosial (X2) dan ekspektasi karier (X3) secara bersamaan (simultan) terhadap Meaning of Life mahasiswa BK. Maka saran kepada Ketua Departemen Bimbingan dan Konseling UM agar menjadi acuan dalam pembaruan kurikulum dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang mempengaruhi Meaning of Life (Makna Hidup) mahasiswa. Mengintegrasikan konsep ini ke dalam kurikulum melalui mata kuliah khusus atau modul tertentu dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan pengembangan pribadi mahasiswa. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menambah lagi berbagai macam variabel lain yang dapat mempengaruhi Meaning of Life diantaranya Self-Regulated Learning Critical Thinking Resiliensi Kepuasan Hidup (Life Satisfaction) Tujuan Hidup (Life Goals) dan lain sebagainya