Skripsi
Pengembangan perangkat pembelajaran PJOK materi kebugaran jasmani di SMAN 2 Kota Blitar / Tri Bowo Laksono
Abstrak
Pendidikan jasmani memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan peserta didik secara holistik termasuk dalam aspek jasmani psikomotorik kognitif dan emosional. Oleh karena itu pengembangan perangkat pembelajaran yang efektif dalam bidang ini sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan memperhitungkan perspektif guru dan siswa di SMAN 2 Kota Blitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berfokus pada materi kebugaran jasmani di SMAN 2 Kota Blitar serta untuk mengevaluasi validitasnya melalui penilaian oleh ahli media ahli pembelajaran PJOK dan kesesuaian dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan produk di mana perangkat pembelajaran PJOK termasuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan bahan ajar dikembangkan berdasarkan Kurikulum Darurat 2019 dengan mempertimbangkan KD 3.5 dan KD 4.5. Validitas produk dievaluasi melalui penilaian oleh ahli media ahli pembelajaran PJOK dan kesesuaian dengan kebutuhan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran PJOK materi kebugaran jasmani yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Penilaian oleh ahli media menunjukkan validitas yang sangat baik dengan skor total 55 dan persentase rata-rata 81%. Meskipun RPP memerlukan beberapa revisi kecil berdasarkan saran ahli pembelajaran PJOK secara keseluruhan validitasnya dapat dikategorikan sebagai cukup. Namun bahan ajar memperoleh skor total validasi yang tinggi menunjukkan bahwa bahan ajar dapat digunakan tanpa revisi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran PJOK materi kebugaran jasmani di SMAN 2 Kota Blitar memenuhi kebutuhan kurikulum mempertimbangkan perspektif guru dan siswa dan mendapatkan validasi yang memadai dari ahli media dan ahli pembelajaran PJOK. sehingga perangkat pembelajaran ini layak digunakan sebagai media pembelajaran di lingkungan pendidikan tersebut.