Skripsi
Pengaruh kontrak perilaku terhadap perilaku kecanduan gadget pada peserta didik dengan sindrom FOMO / Tania Khairun Nisa
Abstrak
Gadget merupakan sebuah perangkat yang sudah menjadi kebutuhan karena dapat memberi banyak manfaat dalam kehidupan. Namun penggunaan yang tidak bijak dapat menyebabkan berbagai dampak negatif salah satunya adalah kecanduan gadget. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa individu dengan pengguna gadget terbesar adalah golongan remaja. Remaja yang mengalami kecanduan gadget akan mengalami gangguan dalam kesehariannya seperti sering menunda mengerjakan tugas selalu cek gadgetnya hingga tidak dapat fokus saat mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu permasalahan ini perlu dibantu penyelesaiannya agar peserta didik dapat berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik kontrak perilaku untuk menurunkan tingkat kecanduan gadget peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain single subject research (ssr). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi wawancara dan skala. Skala penelitian yang digunakan adalah skala tentang kecanduan gadget dan FOMO yang diadaptasi. Hasil uji validitas menyatakan bahwa 30 item pernyataan dan 27 item pernyataan valid. Selain itu hasil uji reliabilitas sebesar 0 831 dan 0 779 berarti item pernyataan reliabel. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dari desain penelitian single subject research dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan durasi penggunaan gadget pada setiap subjek penelitian. Hasil perolehan skor pada nilai pretest dan posttest terlihat menurun dari rata-rata skor 93 menjadi 70 3. Hasil dari analisis dalam kondisi desain ssr memperoleh kecenderungan stabilitas di atas 80% pada fase b (treatment) berarti terdapat perubahan yang cenderung stabil pada proses pemberian perlakuan. Namun perubahan frekuensi pada penggunaan gadget setiap subjek penelitian cenderung fluktuatif. Hasil uji wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikansi 0.109 dan nilai z -1.604 berarti perubahan yang terjadi tidak terlalu signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kontrak perilaku dapat memberikan efek yang relatif kecil terhadap perilaku kecanduan gadget. Hal tersebut terlihat dari frekuensi penggunaan gadget setiap subjek penelitian yang cenderung fluktuatif dan hasil uji wilcoxon yang menunjukkan perubahan yang terjadi tidak terlalu signifikan. Saran penelitian berikutnya adalah untuk melakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan menyusun kontrak perilaku yang lebih bervariasi untuk memperoleh hasil lebih signifikan.