Skripsi
Pemetaan tenaga kesehatan menggunakan geographic information system (analisis data rifaskes 2019) / Andini Yunia Aulia Hakim
Abstrak
World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa tenaga kesehatan berkontribusi hingga 80% terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan. Namun kondisi ketersediaan tenaga kesehatan yang digunakan di Puskesmas masih mengalami ketidakmerataan dalam jumlah maupun distribusinya. Sampai saat ini keterisian Puskesmas dengan 9 (sembilan) jenis tenaga kesehatan lengkap di provinsi rata-rata masih kurang dari 50%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi ketersediaan setiap jenis tenaga kesehatan Puskesmas di seluruh provinsi. Pemetaan dalam penelitian ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan menggunakan data sekunder Rifaskes tahun 2019. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Indonesia sampai saat ini masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan yang mengakibatkan banyak Puskesmas mengalami kekosongan tenaga kesehatan. Jenis tenaga kesehatan yang memiliki ketersediaan paling rendah adalah tenaga ahli teknologi laboratorium medik tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku serta tenaga dokter gigi. Selain itu tenaga kesehatan Puskesmas masih terkonsentrasi di wilayah Indonesia Barat yang ditandai dengan peta berwarna hijau untuk provinsi berkategori tinggi lebih banyak terdapat di Indonesia Barat. Solusi yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan program promosi profesi yang dilaksanakan terutama pada sekolah di daerah terpencil.