Skripsi
Studi numerik: anallisis daktilitas dan energi disipasi balok beton gradasi akibat beban siklik / Tio Adi Setiawan
Abstrak
Beton adalah salah satu elemen dalam konstruksi yang sering digunakan untuk pembangunan gedung. Selain itu beton juga harus dirancang untuk dapat menahan gaya-gaya yang terjadi. Dengan demikian diperlukan inovasi terhadap elemen beton agar meningkatkan kekuatan struktur tetapi masih sesuai standar yang berlaku. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan adanya beton gradasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangankan balok beton gradasi supaya tercipta desain yang optimal dan layak pakai pada elemen struktur bangunan. Metode yang digunakan berupa pendekatan secara numerik dengan menggunakan software Abaqus CAE 2022. Penelitian ini membandingkan antara balok beton konvensional terhadap balok beton gradasi dengan bentuk struktur kantilever. Balok didesain dengan luas penampang 80.000 mm2 dengan rasio dimensi penampang 1 2 dan 2 3 serta rasio bentang geser 2 dan 4. Balok konvensional didesain dengan mutu 20 MPa dan 40 MPa sedangkan balok gradasi tersusun atas dua mutu tersebut. Hasil yang didapatkan yakni peningkatan kapasitas beban nilai daktilitas dan energi disipasi terjadi secara linier dengan meningkatnya rasio dimensi penampang (b/h). Namun hasil sebaliknya didapatkan pada nilai daktilitas balok. Sementara itu bertambahnya rasio bentang geser (a/d) balok membuat capaian beban dan energi disipasi turun akan tetapi capaian defleksi dan daktilitasnya cenderung naik. Walaupun demikian diperlukan pemahaman mendalam terkait iterasi program dan jenis meshing pada penelitian selanjutnya agar data yang didapatkan maksimal.