Skripsi
Meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip di kelurahan dengan sistem informasi manajemen kearsipan elektronik SISKAE / Alfina Damayanti
Abstrak
Kemajuan pesat dalam bidang teknologi informasi memberikan suatu peradapan baru yang menggunakan teknologi canggih praktis efektif dan efisien. Tentu hal ini dapat membangun budaya kerja baru yang banyak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu sumber teknologi informasi yang dapat menunjang jalannya kegiatan administrasi yaitu arsip digital. Tujuan penelitian ini antara lain (1) Menghasilkan Sistem Informasi Manajemen Kearsipan elektronik (SISKAE) Berbantuan Microsoft Access untuk meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Arsip pada Kantor Kelurahan Mergosono Kota Malang (2) Mengetahui kelayakan produk Sistem Informasi Manajemen Kearsipan elektronik (SISKAE) Berbantuan Microsoft Access untuk meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Arsip pada Kantor Kelurahan Mergosono Kota Malang (3) Mengetahui peningkatan efektifitas pengelolaan arsip sesudah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Kearsipan elektronik (SISKAE) Berbantuan Microsoft Access pada Kelurahan Mergosono. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan melalui observasi dan wawancara ke kantor Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang Kota malang. Memberikan iinformasi bahwa terdapat 2 cara untuk mengelolah arsip yaitu secara manual dan digital. kearsipan yang digunakan secara Elektronik atau digital yaitu dengan SURADI (Surat Digital). Perbedaan dari SURADI dengan SISKAE yaitu SISKAE mencakup beberapa elemen yang dibutuhkan dalam pengelolahan kearsipan sedangkan pada SURADI hanya terdapat penyimpanan surat masuk dan keluar. Metode penelitian dan pengembangan yang dilakukan peneliti ini meliputi 9 tahapan (1) Potensi dan permasalahan. (2) Pengumpulan data (3) Desain produk (4) Validasi desain (5) Revisi desain (6) Uji Coba Produk (7) Revisi Produk (8) Uji Coba Pemakaian dan (9) Produk akhir. Hasil validasi ahli sistem ahli media uji coba pengguna dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa SISKAE dengan bantuan Microsoft Access sangat layak dan sangat efektif untuk diterapkan. Analisis statistik deskriptif persentase digunakan untuk mengekstraksi data hasil validasi yang kemudian digunakan untuk menilai keakuratan kelengkapan relevansi dan kegunaan sistem kearsipan.