Skripsi
Pengaruh metode VAKT ( visual, audio, kinestetik, taktil) terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita kelas iv SLBN 1 Lombok Tengah / Aulia Yuniarni
Abstrak
Kemampuan membaca pada anak tunagrahita tergolong rendah. Hal ini disebabkan karena dalam praktiknya melibatkan proses kognitif yang meliputi kemampuan mengingat berpikir dan menalar yang masih kurang. Salah satu metode membaca permulaan yang tepat untuk di aplikasikan ke anak tunagrahita adalah dengan menggunakan metode VAKT (Visual Audio Kinestetik Taktil). Penelitian ini menggunakan metode VAKT metode yang berfokus dalam pelibatan semua indera diantaranya indera visual auditori kinestetik dan taktil atau perabaan. Pembelajaran membaca menggunakan metode VAKT akan lebih di variasikan dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang kemampuan membaca anak sehinggga dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan efesiensi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bagaimana kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita pada kondisi baseline-1 (A1) (2) mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita pada kondisi intervensi (B) (3) mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita pada kondisi baseline-2 (A2). (4) mendeskripsikan pengaruh metode VAKT terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuantitatif subjek tunggal atau Single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita kelas IV SLB Negeri 1 Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan dalam 16 sesi yaitu baseline-1 (A1) sepanjang 4 sesi intervensi (B) sepanjang 8 sesi dan baseline-2 (A2) sepanjang 4 sesi. Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan tunagrahita pada kondisi baseline-1 cendrung rendah dengan nilai rata ndash rata 65%. Sementara itu pada kondisi intervensi kemampuan membaca permulaan tunagrahita meningkat menjadi 80 25%. Dan pada kondisi baseline-2 kemampuan membaca permulaan tunagrahita cendrung tinggi dengan nilai rata ndash rata 90%. Presentase overlap pada penelitian ini menujukkan hasil 0% dan dapat disimpulkan bahwa intervensi dengan metode VAKT memiliki pengaruh yang baik sehinggga dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita.