Skripsi
Pendugaan litologi dan pencemaran airtanah dengan metode geolistrik di tempat pembuangan akhir Talangagung / Marco Satyo
Abstrak
TPA (Tempat Pembuangan Akhir) merupakan tempat pembentukan air lindi karena adanya pembusukan sampah dan dapat menghasilkan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan khususnya airtanah yang merupakan sumber air yang digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendugaan litologi serta potensi pencemaran airtanah oleh air lindi yang dihasilkan oleh TPA. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik di TPA Talangagung dengan jarak lintasan 100 m di dua titik lokasi menggunakan konfigurasi schlumberger dan Dipole ndash Dipole yang kemudian diolah dalam software progress dan Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat material lempung lanau tufa pasiran serta aluvium pada litologi di sekitar lokasi penelitian dengan rentang nilai resistivitas 7.15 ndash 32.61 m serta kedalaman hingga 27 m di lintasan 1 dan 35 m di lintasan 2. Airtanah yang teridentifikasi pada pendugaan kedua titik lokasi penelitian memiliki nilai resistivitas yang lebih rendah dari 10 m. Hal ini menunjukkan adanya resapan air lindi yang mencemari airtanah di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan serta referensi bagi pengelola TPA Talangagung dalam menentukan kebijakan pengelolaan TPA.