Tugas Akhir
Analisa perbandingan sistem pelat konvensional dengan sistem precast half slab dari segi waktu dan biaya / Dimas Hadi Prayoga
Abstrak
Dunia konstruksi di Indonesia berkembang sangat pesat salah satunya pada metode pekerjaan beton yaitu konvensional dan pracetak. Penggunaan beton precast dinilai memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan beton konvensional. Salah satu elemen bangunan yang menggunakan beton pracetak yaitu pada pelat lantai. Waktu pengerjaan konstruksi yang cepat selain membutuhkan metode pelaksanaan yang bagus juga memungkinkan peningkatan biaya pelaksanaan. Dalam penelitian ini dibahas mengenai perbandingan pekerjaan pelat lantai metode konvensional dengan metode precast half slab dari segi waktu dan biaya. Objek penelitian yang digunakan terdiri dari dua objek dengan metode yang berbeda. Objek pertama yaitu Proyek Pembangunan Rumah Susun MBR Kota Madiun yang menggunakan metode konvensional dan Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Teknik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang menggunakan metode precast half slab. Perhitungan dilakukan dengan menghitung volume menganalisis biaya dan menganalisis waktu pelaksanaan dimana hasil akhir perhitungan dinyatakan dalam tiap meter kubik pekerjaan. Dari hasil penelitian yang diperoleh kedua metode memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing dari segi waktu dan biaya. Metode memiliki keunggulan dalam segi biaya dibandingkan dengan metode precast half slab yaitu menghemat biaya konvensional sebesar Rp 189.741 19 . Sedangkan metode precast half slab unggul dalam segi waktu pengerjaan dibandingkan metode konvensional dengan selisih 18 35 menit.